Tren Pelemahan Rupiah Membayangi Gerak IHSG

0
13



Jakarta: Tren pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) diperkirakan kembali menekan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Pengaruh pelemahan sudah terlihat di beberapa hari sebelumnya yang telah mengantarkan indeks tertekan di zona merah.

Analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada ‎mengatakan usai menguat di perdagangan sebelumnya, IHSG kembali melemah seiring adanya kekhawatiran pelaku pasar terhadap penguatan USD. Tentu diharapkan pelemahan ini bersifat terbatas dan bisa kembali menguat di masa mendatang.



“Ditambah lagi dengan sepinya lelang Surat Utang Negara (SUN), sehingga berimbas pada pelemahan IHSG,” kata Reza, seperti dikutip dari riset hariannya, di Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018.

Dia mengharapkan pelaku pasar ‎bisa mengurangi kepanikan dan kekhawatiran berlebih terhadap pelemahan rupiah, sehingga proses penurunan IHSG dapat tertahan. “Tetap waspadai sentimen-sentimen yang dapat membuat IHSG kembali melemah,” ucap Reza.

Sama halnya dengan proyeksi Reza terkait indeks, Analis Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ menyatakan, indeks kembali memiliki potensi pelemahan. U‎paya penguatan IHSG, lanjut William, ditunjang oleh rilis data laporan kinerja emiten kuartal I-2018 yang secara umum berada dalam kondisi positif.

“Sa‎at ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.721, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus pada 5.965,” tutur William.

M‎engamati keadaan tersebut, William merekomendasikan kepada pelaku pasar untuk mencermati beberapa pergerakan saham seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Pakuwon Jati Tbk (PWON), PT XL Axiata Tbk (EXCL),‎ dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).

‎‎Kemudian, cermati pula gerak saham, PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), dan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (TLKM).‎‎

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini