Tiga Simpang Mampang tak Jadi Ditutup

0
10



Jakarta: Dinas Perhubungan DKI Jakarta menempatkan beton rekayasa lalu lintas (lalin) di tiga persimpangan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat malam, 18 Mei 2018. Penutupan jalan itu diprotes warga berujung dibongkarnya beton. 

“Kita dapat info betonnya sudah dibongkar kemarin Sabtu (19 Mei 2918),” kata Anggota Sudin Perhubungan Mampang Jakarta Selatan Viyan saat berbincang dengan Medcom.id di lokasi, Minggu, 20 Mei 2018.



Pantauan di lapangan, beton-beton rekayasa lalin dibiarkan tergeletak. Di tiga persimpangan yang ditutup beton, kini sudah dibuka kembali.  

Viyan menyebut pihaknya tak bakal memaksakan kehendak. Lagipula, dia mendapat info persimpangan itu tak jadi ditutup. 


Simpang Mampang kembali dibuka – Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. 

“Ini kan baru uji coba. Kalau masyarakat enggak setuju ya kita enggak akan maksa. Info dari atas sih enggak jadi (ditutup),” sebut Viyan.

Hari ini, kata dia, beton-beton yang dirobohkan warga bakal diangkut. Dia menduga warga menolak penutupan itu lantaran harus berputar terlalu jauh. 

“Ternyata banyak yang menolak, mungkin terlalu jauh berputarnya,” kata dia. 


Simpang Mampang dibuka – Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. 

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta merekayasa lalin di kawasan Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Kebijakan ini diambil untuk memaksimalkan uji coba (open traffic) Simpang Mampang-Kuningan.

Rekayasa lalin juga diterapkan berkaitan dengan tahapan pembangunan simpang susun Antasari. Melalui cara ini diharapkan arus lalin bisa lebih lancar. 

Ketiga simpang di ruas Jalan Mampang Prapatan yang ditutup masing-masing simpang Jalan Mampang Prapatan Raya, Jalan Mampang Prapatan dan Jalan Mampang Prapatan 8. 


Beton rekayasa lalin dirobohkan warga – Medcom.id/M Sholahadhin Azhar. 

(REN)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini