Sukses Investasi di Properti via Menaikkan Kelas Tan…

0
22



Jakarta: Harga rumah dari waktu ke waktu selalu naik dan seakan sulit untuk turun terlebih rumah di tengah kota yang akhirnya memunculkan backlog perumahan. Sepertinya, harga rumah yang tidak pernah turun melainkan justru naik signifkan ini yang membuat sebagian masyarakat berinvestasi guna mencapai tujuan finansial di masa mendatang.

Pendiri Hanson Group Benny Tjokrosaputro menilai berinvestasi di properti memang menggiurkan karena memberikan imbal hasil yang tinggi. Bahkan, ia memperkirakan, backlog perumahan di seluruh Indonesia mencapai kisaran 15 juta. Selisih kebutuhan rumah dengan permintaan yang tinggi yang membuat harga rumah terus melambung.



“Dalam bisnis maupun investasi kita harus punya mimpi dan visi. Kita harus berani bermimpi untuk membuat sesuatu yang besar. Dan, kita harus memiliki visi untuk tahu ke mana arah kita dan bagaimana menuju mimpi itu,” kata Benny, dalam acara buka puasa bersama media, di Hotel Fairmont Hotel, Jakarta, Kamis malam, 31 Mei 2018.

Ia tidak menampik harga rumah di tengah kota besar sudah sangat mahal. Kondisi itu yang juga memunculkan tantangan bagi pengembang untuk menawarkan rumah layak huni yang terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan membeli tanah dengan harga terjangkau di pinggiran kota.

Namun, Benny menekankan, tanah yang dibeli di pinggiran kota besar jangan sembarangan. Perlu mata, telinga, dan penciuman yang tajam untuk melihat peluang bisnis. Jika sudah bisa menangkap peluang tersebut maka hal lain yang bisa dilakukan adalah membeli tanah yang bisa naik kelas. Ini menjadi salah satu kiat sukses dirinya di bidang properti.

“Mau murah tapi dekat Menteng rumahnya mana bisa. Kalau jauh nanti bagaimana transportasinya. Nah, perlu dilihat transportasinya. Lalu, transportasi yang selalu tepat waktu kan sekarang kereta api. Kereta api sekarang sudah bagus. Maka, para pengembang bisa membeli tanah naik kelas yakni tanah yang dekat dengan stasiun kereta api,” tuturnya.

Benny membagikan kiat suksesnya di bidang properti dalam kesempatan itu. Menurutnya, belasan tahun yang lalu ayahnya meminta dirinya agar tidak ikut-ikutan membeli tanah di pinggir jalan tol tapi memintanya untuk membeli tanah dekat stasiun kereta api. Kereta api merupakan salah satu moda transportasi yang murah, aman, dan nyaman sekarang ini.

“Dengan cara itu, kita akan memperoleh keuntungan yang besar. Jadi, tanah tidak hanya naik mengikuti gerak inflasi tapi naik kelas. Tanah naik kelas itu saya kasih ilustrasinya adalah ketika tanah tersebut tandus dan hanya ditanami singkong, lalu bisa kita ubah menjadi lahan bisnis. Itu yang namanya tanah naik kelas,” pungkasnya.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini