Sudah Banyak yang Mulai Meniru Maxi Series

0
7



Jakarta – Yamaha membuka kategori motor matik baru dengan barisan motor Maxi Series. Meski ada kemungkinan para produsen lain mengikutinya, Yamaha menganggap itu hal yang lumrah.

Seperti yang disampaikan PR Manager PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Antonius Widiantoro, Yamaha menganggap produsen lain yang coba meniru inovasi yang dibuatnya sebagai sesuatu yang sudah biasa terjadi.

“Memang ada yang bisa ngelarang orang meniru? Dari zaman dulu juga kita tidak menyesal jadi pionir. Yamaha kan selalu jadi pionir, pionir injeksi, pionir di kelas matik pertama kali 2002, mulai dari Nuvo, lalu Mio, sekarang Yamaha pun jadi pionir di Maxi,” ujarnya di Jakarta.

“Dan kompetitor pun nggak hanya satu , banyak yang sudah mulai meniru,” tambah Antonius.

Untuk itu percuma rasanya jika harus repot-repot memikirkan ada kompetitor yang meniru produknya. Karena di lain sisi itu akan menjadi satu keuntungan bagi konsumen karena banyak pilihan, sedangkan masalah produk dari mana yang elebih laris, akan kembali lagi kepada konsumen yang dapat menilai mana yang lebih baik.

“Semakin banyak pilihan konsumen bisa menilai. Yang kita keluarkan memang Maxi gaya Yamaha, bahkan dari yang paling tinggi Tmax (300cc) sampai yang paling kecil (Lexi 125 cc), Maxi-nya Yamaha. Yang lain boleh meniru, tapi ujung-ujungnya balik lagi ke konsumen,” tutur Antonius. (khi/ddn)




Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini