Semen Indonesia Bersinergi dengan BUMN Konstruksi da…

0
5



Jakarta: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menyaksikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait sinergi antarperusahaan negara dalam hal pemanfaatan produk semen milik PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. MoU ini dilakukan oleh Semen Indonesia dengan sejumlah BUMN bidang konstruksi dan bidang kepelabuhan.

Bersama BUMN Konstruksi, dilakukan MoU dalam hal penyediaan produk semen dan turunannya, serta sinergi pengelolaan proyek dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero) dan PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk.



Tak hanya penyediaan semen, kerja sama ini juga meliputi kajian bersama untuk melanjutkan sinergi usaha dalam bidang beton dan precast. Selain itu, juga pemanfaatan jasa lain dari Semen Indonesia, antara lain jasa logistik, jasa konstruksi, fabrikasi dan layanan sistem informatika.

“Kebutuhan konsumsi semen curah untuk seluruh proyek infrastruktur yang sedang pemerintah kembangkan sekitar 8 juta ton di seluruh penjuru negeri, di mana sebagian besar dikerjakan oleh BUMN Karya,” kata Rini, seperti dikutip dari keterangan tertulisnya, di Jakarta, Sabtu, 19 Mei 2018.

Menurut Rini ini merupakan peluang baik untuk kerja sama yang saling menguntungkan antara BUMN Semen dan BUMN Karya, mengingat fasilitas produksi dan fasilitas pendukung Semen Indonesia dan Semen Baturaja menjangkau seluruh pelosok negeri.

Selain itu, Semen Indonesia juga menandatangani MoU tentang Pemanfaatan Produk Semen dan Non Semen, Pelayanan Jasa Kepelabuhanan dan Logistik dengan PT Pelindo I (Persero), PT Pelindo II (Persero), PT Pelindo III (Persero) dan PT Pelindo IV (Persero).

Kerja sama meliputi pemanfaatan produk semen dan non semen, distribusi, logistik, bongkar muat dari Semen Indonesia dan anak perusahaannya dalam kegiatan pembangunan atau pengembangan infrastruktur Pelindo. Selain itu, dalam pelayanan pemanduan, penundaan kapal, pelayanan barang, dan jasa kepelabuhanan di terminal khusus milik Semen Indonesia dan anak usahanya.

“Negara kita adalah negara kepulauan, sehingga faktor transportasi dan distribusi antarpulau memegang peranan yang sangat penting. Hampir 40 persen volume penjualan Semen Indonesia dikirim melalui laut. Sehingga, distribusi antarpulau memegang peranan yang sangat penting dan signifikan. Di sini poin penting kerja sama Semen Indonesia dengan Pelindo,” pungkas Rini.

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini