Ribuan Hektare Sawah di Kota Jambi & Batanghari Terancam Kekeringan

0
7



Terkini.com – Sekitar 7.185 hektare area padi sawah di Kota Jambi dan Kabupaten Batanghari terancam alami kekeringan, memasuki musim kemarau tahun ini. Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari khawatir dengan dua kecamatan yakni Pemayung dan Kecamatan Batin XXIV.

Sebab, dari dua kecamatan itu ada Desa Kuap, Kubu Kandang, Snaning, Lubuk Ruso dan Desa Karmeo yang cepat mengalami kekeringan jika musim kemarau tiba.

“Saat ini sudah memasuki musim kemarau, diprediksikan musim kemarau ini akan berakhir pada September mendatang. Dan saat ini di Kabupaten Batanghari terdapat 6.485 hektare sawah yang baru saja ditanam padi dan ini terancam alami kekeringan,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Batanghari Arif Budiman di Jambi seperti dikutip Terkini.com, Senin (15/7).

Guna mengatasi kekeringan, pemerintah setempat mencoba mengaliri areal persawahan dengan memanfaatkan air dari sumur-sumur yang sebelumnya telah dibangun. Namun, kata Arif, sumur bor yang ada tidak mampu mengaliri seluruh areal persawahan. Penyebabnya, satu sumur bor hanya mampu mengaliri air untuk 15-25 hektare sawah saja.

Selain terdapat sawah yang telah tanam terancam kekeringan, petani daerah itu turut alami kendala untuk mengolah lahan karena masa tanam padi di daerah itu tidak serentak.

Saat ini, sebagian daerah lainnya ada yang baru memasuki proses pengolahan lahan dan ada yang baru akan menanam padi. Di musim kemarau ini, hal itu menjadi kendala karena lahan persawahan yang kering sulit untuk diolah dan padi yang baru ditanam membutuhkan banyak air.

“Padi usia dua sampai tiga minggu sangat membutuhkan air, namun memasuki musim kemarau ini petani merasa riskan untuk melakukan penanaman,” jelas Arif.

Selain itu, terdapat 700-an hektare padi sawah di Kota Jambi yang juga terancam kekeringan yang tersebar di beberapa kecamatan di kota itu. Di antaranya Kecamatan Telanai terdapat 102 ha, Kecamatan Jambi Timur terdapat 368 ha, Kecamatan Pelayangan terdapat 132 ha, Kecamatan Danau Teluk 122 ha, Kecamatan Alam Barajo 6 ha dan di Kecamatan Danau Sipin terdapat satu hektare.

Pemerintah kota Jambi menyediakan mesin pompa air sebagai alat untuk mengaliri areal persawahan jika terjadi kekeringan. Mesin pompa air tersebut akan dipinjamkan kepada petani jika sawah mereka alami kekeringan.

“Ada enam unit mesin pompa air yang kita sediakan untuk dipinjamkan, selain itu kita juga telah meminta kelompok tani untuk membuat sumur di areal persawahan, jika terjadi kekeringan sumur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengaliri areal persawahan,” kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Jambi Damiri. [ray]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini