Khairul : Revisi UU Terorisme Tak Boleh Beri Peluang Malapraktik

0
3
JAKARTA, TERKINI.COM- Rentetan aksi teror terjadi di sejumlah daerah di Jawa Timur. Aksi-aksi teror ini memunculkan desakan agar DPR RI segera menuntaskan revisi Undang-Undang (UU) Pemberantasan Terorisme.
Pengamat terorisme dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan negara membutuhkan alat aksi yang efektif demi kepentingan keamanan nasional, salah satunya dengan memperbaiki sisi lemah payung hukum pemberantasan terorisme.
“Soal pencegahan, harus ada klausul yang mengatur penindakan dini dengan penangkapan. Juga pengaturan untuk digunakannya pendekatan kesejahteraan sosial sebagai upaya rehabilitasi dan moderasi,” kata Khairul dalam keterangan tertulisnya, Senin, 14 Mei 2018.
Meski begitu, Khairul berharap RUU Terorisme yang tengah digodok DPR punya rumusan normatif yang jelas tentang terorisme, radikalisme dan deradikalisasi. Hal ini untuk menghindari penyalahgunaan payung hukum oleh penguasa di kemudian hari.
“Kepercayaan publik terhadap itikad baik penguasa masih sangat rendah. Ini bukan soal siapa rezim saat ini. Sekalipun rezim saat ini dinilai sebagai rezim yang baik dan prodemokrasi, tapi payung hukum tetap harus mengantisipasi kemungkinan terburuk. UU itu tak boleh memberi peluang malapraktik,” tutur dia.
Lebih lanjut, Khairul berharap revisi UU tersebut memberikan payung hukum yang jelas terkait peran TNI dalam pemberantasan terorisme, di samping distribusi peran dan kewenangan masing-masing unsur seperti BNPT, Polri, BIN tetap harus dipertegas agar tak terjadi tumpang tindih peran dan kewenangan.
“Jadi, meski dibutuhkan, saya sih berharap para wakil rakyat yang membahas rancangan UU itu selalu mengedepankan nilai-nilai demokrasi, hak asasi manusia, kebebasan warga sipil, dan rule of law. Sehingga UU hasil revisi itu nantinya benar-benar menciptakan rasa aman dan tetap nyaman dalam kerangka berdemokrasi yang sehat,” pungkas dia.(SCI/MN)
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini