Remaja Penghina Jokowi Diancam 6 Tahun Penjara

0
8



Jakarta: Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono mengatakan RJ dikenakan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2006 tentang ITE. RJ diduga melakukan penghinaan dengan mengancam bakal membunuh Presiden Joko Widodo di media sosial. 

“Yang bersangkutan (RJ) kita kenakan Pasal 27 ayat 4 Juncto Pasal 45 UU Nomor 19 Tahun 2006 tentang ITE, dengan ancamannya 6 tahun penjara,” kata Argo di Markas Polda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat, 25 Mei 2018.



Baca juga: Remaja Penghina Jokowi Dititipkan di Panti

Polisi memastikan kasus RJ bakal terus diproses. Selama tahap penyelidikan, kata Argo, RJ dititipkan di Panti Sosial Marsudi Putra Handayani, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur. 

“Jadi kita tempatkan di sana sebagai anak yang berhadapan dengan hukum,” ungkapnya.

Sementara itu, Argo menyebut remaja berusia 16 tahun ini tidak ditangkap. RJ hanya ditempatkan atau dititipkan. Hal itu, kata dia, mengacu pada peraturan dalam Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA).

“Jadi kalau mengacu Pasal 32 ayat (2) UU sistem peradilan pidana anak yang ancamannya 7 tahun baru bisa dilakukan penahanan. Kemudian dia (RJ) kita tempatkan di tempat anak yang berhadapan dengan hukum. Penahanan pun juga ada aturan-aturan tersendiri tentang sistem peradilan itu ya karena berkaitan dengan anak,” ujar Argo. 

Baca juga: Polisi Selidiki Video Pengancam Presiden Jokowi

Diketahui, Pasal 32 ayat (2) UU SPPA memberikan syarat penangkapan terhadap dapat dilakukan bila anak tersebut telah berumur 14 (empat belas) tahun atau lebih dan diduga melakukan tindak pidana dengan ancaman pidana penjara 7 (tujuh) tahun atau lebih.

Sementara itu, Argo mengaku telah memeriksa lima orang teman RJ. Namun, ia mengatakan pemeriksaan masih berlanjut karena butuh pendalaman.

“Kita sudah lakukan interogasi kemarin, tapi sekarang masih dalam pendalaman, belum selesai. Kita belum mendapatkan hasil akhirnya,” pungkas Argo.

(HUS)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini