PWI undang wartawan Asia Pasifik potret realitas Papua – Politik Terkini

0
8


Jakarta (-) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) akan mengundang wartawan di kawasan Asia Pasifik pada peringatan Hari Pers Nasional 2020 untuk memotret realitas yang sebenarnya terjadi di Papua.

“Kami juga berpikir untuk mengundang wartawan-wartawan Asia Pasifik untuk melihat kita termasuk melihat Indonesia,” kata Ketua Umum PWI Atal S Depari, di Jakarta, Senin.

Hal itu disampaikannya usai beraudiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, mengenai rencana HPN 2020 di Papua.

Atal didampingi jajaran PWI, di antaranya Mirza Zulhadi (sekretaris jenderal), Suprapto (wakil sekretaris jenderal), Peter F Gontha dan Asro Kamal Rokan sebagai anggota Dewan Kehormatan PWI.

Juga baca: Raja Ampat usulkan taman nasional berbasis masyarakat

Juga baca: Masyarakat Adat Moi Kelim sukses jaga laut dengan Egek

Juga baca: Kementerian PUPR nyatakan jalan Trans Papua tidak ditolak masyarakat Papua

Menurut dia, peringatan HPN yang berlangsung pada Februari 2020 menjadi media silaturahmi yang bagus dengan kalangan pers di Asia Pasifik.

“Sebenarnya kita ingin lihat, tunjukan kepada wartawan semua di Asia Pasifik, lihatlah Papua seperti apa,” katanya.

Atal mengatakan perlunya pers luar memotret realitas yang terjadi di Papua untuk memberikan gambaran yang sebenarnya kepada masyarakat dunia.

Sementara itu, Zulhadi berkata, tagline yang diangkat pada HPN 2020 adalah “Kita Mau Papua”. “Selama ini yang dijual kan ‘image’ bahwa Papua kurang baik, segala macam. Dengan HPN ini, kita tunjukkan bahwa realitasnya Papua tidak seperti itu,” katanya.

Melalui HPN 2020, kata diaBaca juga: Kementerian PUPR nyatakan jalan Trans Papua tidak ditolak masyarakat Papua, masyarakat bisa melihat Papua secara apa adanya, termasuk berbagai pembangunan yang sudah dilakukan.

Sebelumnya, PWI berencana menjadikan Papua sebagai tuan rumah peringatan HPN 2020, dengan berbagai agenda yang sedang dipersiapkan.



Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini