Polres Kupang Periksa 10 Saksi Terkait Bentrok 2 Perguruan Silat di Naibonat

0
7



Merdeka.com – Sebanyak sepuluh orang akan dimintai keterangan oleh penyidik Polres Kupang terkait bentrokan yang terjadi di Naibonat, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang beberapa hari lalu. Akibat bentrokan perguruan Silat PSHT dan Kera Sakti itu, satu orang tewas dan empat lainnya luka-luka.

“Beberapa orang saksi sudah dimintai keterangan oleh penyidik guna mengungkap motif terjadinya bentrokan dua perguruan silat yang menewaskan satu korban jiwa,” kata Kasat Reskrim Polres Kupang Iptu Ebed Amalo, Sabtu (8/6).

Menurut dia, para pihak yang dimintai keterangan merupakan anggota dari dua kelompok yang terlibat dalam pertikaian pada Kamis 6 Juni 2019 itu.

Kendati telah dilakukan pemeriksaan terhadap kedua belah pihak, namun penyidik Polres Kupang belum menetapkan tersangka dalam peristiwa itu.

“Belum ada yang kami tetapkan sebagai tersangka,” jelas Ebed.

Dia mengatakan, aparat sedang mengejar pelaku utama yang melakukan penikaman hingga tewasnya Ramos Horta Soares (19), warga RT 22 RW 09, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur.

“Kami sudah mengantongi inisial pelaku dan saat ini sedang dalam pengejaran,” kata Ebed.

Terkait kondisi keamanan di daerah itu menurut dia, sudah kondusif namun aparat kepolisian, Brimob bersama aparat TNI masih tetap berjaga di sejumlah lokasi di Naibonat guna mengantisipasi terjadinya bentrokan susulan. Seperti diberitakan Antara. [rhm]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini