Politik | Labirin Politik Indonesia

0
8



Suasana peluncuran dan bedah buku ‘Rashomon dalam Labirin Politik Indonesia’ di KAHMI Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 3 Juni 2018. Foto: Intan Yunelia/Medcom.id


Jakarta: Penulis sekaligus pengamat politik Muhammad Alfan Alfian menceritakan lika liku peristiwa politik yang terjadi dari pemerintahan era pasca reformasi hingga saat ini. Kisah itu dirangkum dalam sebuah buku berjudul ‘Rashomon dalam Labirin Politik Indonesia’.

Tulisan Alfian ini kompilasi dari tulisan-tulisannya di media massa. Berbagai peristiwa besar disuguhkan dalam setiap bab pada buku itu.



“Buku ini merekam peristiwa politik di Indonesia nyaris sepanjang era reformasi karena tulisan pertama kali itu membahas mengenai perspek pemilu 1999 pemilu pertama kali di era reformasi,” kata Alfian di KAHMI Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 3 Juni 2018. 

Salah satu peristiwa politik yang diceritakan di buku itu yakni kasus Ball Out Bank Century di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Drama politik di DPR saat itu dipertunjukan ke publik bak sinetron. Perdebatan yang terjadi dinilai tak kalah dengan adegan para artis di layar kaca. 

Alfian juga mengulas fenomena politik dari masa ke masa. Misalnya, mengupas perjalanan Joko Widodo dari Solo ke Jakarta hingga duduk di Istana. Juga, mengulas fenomena kejenuhan masyarakat terhadap era SBY. 

“Saya menyajikan kembali tulisan-tulisan saya itu sambil mencari benang merah. Seperti apa sih wajah politik Indonesia selama era reformasi,” jelasnya. 

Ia juga memotret dinamika politik sepanjang era reformasi. Ia mengulas hubungan sipil dan militer, reformasi TNI, serta amandemen konstitusi.

Alfian juga menyisipkan perilaku politik para politikus, dinamika-dinamika partai politik dan pemilu. Seperti gonjang-ganjing politik PKB hingga sistem pemilu serentak 2019. 

“Saya mencoba untuk menjelaskan kepada pembaca kira kira gambaran serentak pemilu 2019 itu seperti apa,” pungkasnya.

(AZF)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini