Polisi Tangkap Penyebar Hoaks Mahasiswa Tewas Tertabrak Mobil Taktis – Nasional Terkini

0
9



Terkini.com – Tim Cyber Crime Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menangkap Irfan Idris (33), seorang karyawan hotel di Makassar, lantaran menyebarkan hoaks mahasiswa atas nama Dicky Wahyudi tewas usai ditabrak mobil taktis milik Polri saat unjuk rasa di Makassar, beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Polisi Dicky Sondani mengatakan, mahasiswa Dicky Wahyudi kondisinya semakin membaik. Dia mengungkapkan, pihaknya terus memantau kondisi Dicky, yang sebelumnya dirawat di RS Ibnu Sina dipindahkan ke RS Bhayangkara.

Hasil interogasi ke pelaku, dia mengungkapkan, informasi hoaks itu diperoleh dari tantenya. Seharusnya Irfan mengonfirmasi kabar tersebut sebelum menyebarnya ke akun Facebook dengan akun Ippank Idrus.

“Seharusnya pelaku Irfan ini mengecek dulu kebenaran informasi itu baru diposting. Sebar informasi hoax seperti itu sangat rawan di tengah kondisi saat ini mahasiswa masih belum menerima kondisi Dicky Wahyudi,” kata Dicky di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (3/10).

Dicky menyebut unggahan Irfan dapat memicu tindakan anarkistis di masyarakat. Apalagi pernyataan itu disebarkan melalui media sosial.

“Kita tahu situasi sekarang, mahasiswa masih belum menerima bagaimana kondisi Dicky saat ini. Ini sangat bahaya bagi kamtibmas di Makassar,” tutupnya.

Irfan disangkakan melanggar Pasal 45A ayat 2 jo Pasal 28 ayat 2 dan atau Pasal 14 ayat 2 UU ITE dan atau Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dengan ancaman hukuman maksimal 6 tahun penjara dan denda Rp 1 miliar.

Selain Irfan Indris, dia menambahkan, pihaknya juga telah menangkap tiga pelaku lainnya di kasus penyebaran informasi hoaks. Ketiganya masing-masing lelaki Sy karena menyebar kebencian ke Presiden RI melalui akun facebooknya.

Lalu laki-laki berinisial Hr, yang.memposting video-video lama bernada ujaran kebencian saat Polri lakukan tindak pengamanan, juga menyebar gambar Presiden yang tidak pantas. Kini kasusnya ditangani Polres Pinrang

Dan terakhir, lelaki Z, penyebar ujaran kebencian yang menyebut polisi hanya keparat bukan aparat. [fik]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini