Polisi Meksiko Protes Rencana Penggabungan Dengan Garda Nasional

0
7



Ratusan polisi federal Meksiko menutup jalan-jalan dan melakukan aksi protes di ibu kota Meksiko City, Rabu (3/7). Mereka memprotes rencana Presiden Andres Manuel Lopez Obrador untuk menggabungkan kepolisian federal ke dalam Garda Nasional yang baru.

Pemimpin Meksiko berhaluan kiri itu meluncurkan pasukan keamanan baru dalam upaya melawan kejahatan yang dipicu perdagangan narkoba dan mengekang korupsi yang kronis di kepolisian.

Tetapi para polisi menuduh pemerintah berencana memotong gaji mereka, dan mengatakan presiden melanggar undang-undang dengan menempatkan mereka di bawah komando militer.

Sekelompok besar polisi yang marah itu berkumpul di luar pusat komando ibu kota dalam protes sebelum fajar yang berlangsung sehari itu. Para polisi itu memblok dua jalan utama dan tol di pinggir ibu kota. Mereka berjanji untuk melanjutkan protes pada Kamis (4/7) dengan pemogokan nasional.

Menteri Keamanan Alfonso Durazo menggelar konferensi pers yang diadakan dengan tergesa-gesa untuk meyakinkan para polisi bahwa “hak polisi tidak ada yang dilanggar,” dan bahwa gaji, tunjangan, senioritas, dan pangkat mereka akan dihormati di bawah Garda Nasional.

“Mereka (pemerintah) ingin menyingkirkan polisi federal dan menggantinya dengan Garda Nasional militer,” kata Luis Javier Sanchez, 31, dari divisi pasukan khusus kepolisian kepada AFP.

Pada Minggu (7/7), Presiden Lopez Obrador akan meresmikan Garda Nasional yang beranggotakan70 ribu personel. Jumlah anggota diperkirakan akan meningkat menjadi 150 ribu personel dalam beberapa bulan mendatang, sebagian besar berasal dari polisi dan militer yang sudah ada. [ps/pp]



Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini