PKS Soroti Pertemuan Seskab dengan Sekjen Parpol di Istana

0
3
Jakarta: Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mempertanyakan agenda pertemuan sekretaris jenderal (Sekjen) partai politik pendukung Joko Widodo dilakukan di kantor Sekretariat Kabinet. Dia menilai pertemuan tersebut tak etis.
“Harusnya mementingkan fatsun dan aturan-aturan terkait masalah dengan dukungan program pemerintah. Alangkah lebih elok kalau Seskab pun selenggarakan di luar kantor Seskab,” kata Hidayat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa 8 Mei 2018.
Pertemuan itu disebut terkesan bukan sesuatu yang menyoal kenegaraan. Kontroversi bakalan muncul lantaran agenda yang dilakukan lebih pada pembahasan politik praktis jelang Pemilu 2019.
“Ketika ini diselenggarakan di kantor Seskab, itu menimbulkan pertanyaan. Karena Seskab bukan mengurusi koalisi partai-partai tapi mengurusi kabinet, kabinet itu adalah negara,” ungkap Hidayat.
Tak jadi soal bila pembahasan hanya menyangkut untuk menyolidkan dukungan pada pemerintah. Namun, Hidayat tetap meminta pertemuan tak difasilitasi negara.
“Maksud saya parpol pasti punya anggaran. Marilah berpolitik secara elegan. Mana yang kewenangan negara lakukan, mana yang kewenangan parpol lakukan, kewenangan rakyat lakukan, semua ada aturannya dan fatsun politik dipentingkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung yakin tak melanggar aturan dengan mengumpulkan sekjen partai pendukung pemerintah di kantornya, Jakarta. Pasalnya, kegiatan itu di luar jam kerja. “Ini jam istirahat. Pukul 12.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB,” kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat, Senin, 7 Mei 2018 kemarin.
Ia juga tak khawatir kegiatan ini membuat pemerintah dianggap berpolitik. Sebab, ia menilai mengumpulkan para pendukung pemerintah hal wajar.
Kemarin siang, para sekjen parpol koalisi pemerintah merapat di kantor Setkab. Pertemuan dihadiri sekjen PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PKPI, Perindo, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Mereka membahas kesiapan Pilpres dan Pileg 2019. Selain itu, mereka juga mambahas berbagai pencapaian pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla.(YDH)
Sumber
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini