Pergeseran Pola Bikin Tingkat Konsumsi Stagnan

0
12



Jakarta: Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mengungkapkan tingkat konsumsi tumbuh stagnan dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini disebabkan oleh pergeseran pola konsumsi dari masyarakat sehingga pertumbuhannya tak melebihi lima persen.

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, pada kuartal I-2018, konsumsi rumah tangga hanya tumbuh 4,95 persen atau naik tipis dari 4,94 persen pada periode yang sama tahun lalu. Ini membuat pertumbuhan ekonomi kuartal I-2018 hanya sebesar 5,06 persen secara tahunan.



“Sudah sekian tahun 4,95 persen, itu memang ya itu levelnya sekitar itu, jangan harapkan lagi seperti 2010-2011,” kata Darmin, di Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Senin, 7 Mei 2018.

Dirinya menambahkan kebiasan masyarakat yang sebelumnya melakukan konsumsi mulai bergeser untuk gaya hidup. Bahkan, masyarakat rela menabung dengan mengurangi konsumsinya untuk bisa berlibur atau eksistensi dalam kehidupannya.

“Kebiasaan masyarakat kan mulai agak menahan konsumsi seperti dia menabung karena dia mau jalan-jalan. Itu pertumbuhan konsumsi secara reguler enggak kayak dulu lagi, enggak kaya lima, enam, tujuh tahun lalu,” jelas dia.

Lebih lanjut, Darmin menyebut, perubahan pola konsumsi ini yang mungkin tidak terekam dalam data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk itu, dirinya berharap pemerintah bisa mendorong investasi dan ekspor agar pertumbuhan ekonomi sesuai target.

“Tapi dia pakai pertanyaannya itu ketangkap data konsumsi atau enggak? Berikutnya dia munculnya pada waktu dia menabung sedikit, keluarnya buat pesawat jangan-jangan. Nah itu bukan konsumsi,” pungkasnya.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini