Jusuf Kalla : Pemerintah Setuju Upaya BI Stabilkan Rupiah

0
5
Jakarta: Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengatakan urusan moneter seperti nilai tukar rupiah yang jeblok merupakan tanggung jawab Bank Indonesia. Pemerintah pun setuju dengan upaya pemerintah stabilkan rupiah.
“Bank Indonesia bisa intervensi sehingga jangan tiba-tiba terlalu naik, kalau naik itu pelan-pelan dan juga sekitar Rp14 ribu itu tugas BI, dan pemerintah sepakat,” kata Kalla di Kantor Wakil Presiden, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa, 8 Mei 2018.
Kalla menjelaskan, anjloknya rupiah berkaitan dengan kondisi ekonomi dunia, khususnya Amerika Serikat. Kondisi ekonomi Amerika yang terus menguat mendesak nilai tukar rupiah.
Tapi, melemahnya rupiah memberikan berkah tersendiri. Kalla menambahkan, pelemahan rupiah akan memberikan keuntungan buat ekspor.
“Ekspor pendapatannya lebih banyak, sedangkan masalah kita sekarang ini defisit ekspor impor perlu diperbaiki,” kata Kalla.
Kalla juga berkaca dari kemajuan perekonomian Tiongkok. Tiongkok, kata dia, mengeluarkan kebijakan pelemahan mata uang Yuan.
“Jadi dengan sedikit pelan-pelan itu rupiah melemah itu berarti pendapatan ekspor kita lebih besar, dan juga dalam negeri pendapatan naik,” jelas Kalla.
(YDH)
 








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini