Pelanggaran Lalu Lintas saat Lebaran di Jawa Timur Turun Dibanding Tahun Lalu

0
6



Merdeka.com – Operasi Ketupat Semeru 2019 yang digelar Polda Jawa Timur mencatat angka pelanggaran lalu lintas selama libur Lebaran 2019 menurun drastis. Hasil Analisa dan Evaluasi (Anev) kepolisian mencatat angka kecelakaan lalu lintas di Jawa Timur selama libur Lebaran 2019 menurun sekitar 20 persen lebih dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Jumlah pelanggar lalu lintas di Jatim selama masa Lebaran Hari Raya Idul Fitri 2019 menurun dibanding tahun lalu. Dari data Anev Polda Jatim, angka penindakan pelanggaran menurun sebanyak 22 persen,” kata Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Luki Hermawan usai memimpin Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Semeru 2019 di Mapolda Jawa Timur, Kamis (23/6).

Di 2018 lalu, Luki merinci ada penindakan sebanyak 21.212 pelanggaran lalu lintas. “Kini hanya 16.500 pelanggaran. Itu pun tidak semuanya mendapatkan tilang. Rinciannya, 11.681 teguran dan 4.813 pelanggar dikenakan sanksi tilang,” ujar dia.

Jenis pelanggarannya, sebut Luki, bervariasi. Mulai dari tidak memakai helm SNI, melawan arus, pengendara di bawah umur, menggunakan HP saat berkendara hingga tidak menggunakan sabuk pengaman.

Untuk jenis kendaraan yang paling banyak melanggar lalu lintas adalah sepeda motor dengan total pelanggar sekitar 3.898 pengendara. Kemudian disusul mobil penumpang, mobil barang, hingga bus.

“Untuk pengendara sepeda motor yang tak mengenakan helm SNI, total
jumlahnya mencapai 1.065 kasus,” katanya.

Sementara Polres jajaran yang banya melakukan tindakan terbanyak terhadap pelanggaran adalah Polrestabes Surabaya dengan jumlah 1.944 penindakan.

“Sedangkan Polres dengan jumlah penindakan paling sedikit adalah Polres Nganjuk dengan 19 pelanggaran,” tandasnya. [gil]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini