Pasien Operasi Kanker Prostat Bisa Mendapat Kesembuhan Maksimal – Nasional Terkini

0
13


Ilustrasi Kanker Prostat. ©2015 Terkini.com

Terkini.com – Pasien operasi kanker prostat bisa memperoleh kesembuhan maksimal tergantung dari jenis yang diidapnya. Jika kanker prostat terdeteksi masih stadium 1 dan 2 lalu segera ditangani maka pasien bisa sembuh di atas 90 persen.

“Untuk sembuh sepenuhnya 100 persen tergantung ya. Data 10 tahun di RS Cipto Mangunkusumo Jakarta (RSCM), pasien yang operasi kanker prostat kesembuhannya memang di atas 90 persen,” jelas ahli urologi Agus Rizal Ardy Hariandy Hamid saat ditemui di RSCM Kencana Jakarta.

Senada dengan Rizal, ahli urologi Chaidir Arif Mochtar menambahkan, kesembuhan pasien setelah operasi kanker prostat memang dipengaruhi stadium kankernya. Yang perlu diperhatikan juga keluhan pasien usai operasi.

“Tergantung stadium kankernya, kalau masih stadium 1 dan stadium 2 ya bisa saja sembuh. Tapi kita juga harus memerhatikan keluhan. Makanya, setelah operasi kan pasien terus difollow up (dipantau perkembangannya),” tambah Chaidir.

1 dari 3 halaman

Butuh Terapi Tambahan

Salah satu keluhan yang dialami pasien setelah operasi kanker prostat, yaitu nilai prostat spesifik antigen (PSA) naik. PSA adalah protein yang dihasilkan oleh sel prostat untuk mengatur kekentalan (viskositas) cairan semen (sperma).

Ketika pasien merasakan gejala kanker prostat seperti peradangan, infeksi, dan pembesaran, PSA akan dilepaskan dalam jumlah besar ke dalam peredaran darah. Hal ini dikaitkan erat dengan risiko kanker prostat.

2 dari 3 halaman

Perhatikan Nilai PSA Setelah Operasi

“Yang kami pantau juga nilai PSA setelah operasi. PSA ini terkadang terdeteksinya sedikit sekali,” lanjut Chaidir yang berpraktik di RSCM.

Bila nilai PSA naik, pasien bisa memerlukan terapi tambahan, baik terapi sinar maupun hormonal. Adanya terapi ini bisa memperpanjang angka harapan hidup pasien.

3 dari 3 halaman

Kekambuhan

Untuk kekambuhan juga dilihat dari nilai PSA-nya. Sel-sel kanker yang diangkat bisa saja ada yang tidak terlihat sehingga meninggalkan sisa-sisa sel di dalam prostat.

“Penyebarannya akan dilihat, apakah nilai PSA-nya tinggi. Ini bisa dilihat menggunakan teknik PET scan penyebaran,” tambah Rizal yang berpraktik di RSCM itu.

Rizal mengingatkan, yang paling penting adalah deteksi dini kanker prostat. Bagi pria yang berusia 50 tahun ke atas sebaiknya memeriksakan diri, apakah berisiko kanker prostat atau tidak. Semakin dini ditemukan, penanganan dan angka harapan hidup bisa panjang.

Reporter: Fitri Haryanti Harsono
Sumber: Liputan6.com [RWP]

Baca juga:
Ingin Jaga Kesehatan Prostat? Konsumsi Sejumlah Makanan Berikut!
Kenali Jenis Kanker Prostat Serta Cara Mengatasinya
Banyak Pria Enggan Periksakan Kanker Prostat padahal Sudah Muncul Tanda-Tanda
Keseringan masturbasi turunkan risiko kanker prostat?
Hai pria, 4 makanan ini membuatmu berisiko kena kanker prostat
Rajin minum kopi, cara asyik pria untuk cegah kanker prostat





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini