Pasar mobil lesu, pembiayaan sepeda motor baru alami peningkatan – Otomotif Terkini

0
10


Jakarta (-) – Perusahaan pembiayaan otomotif Adira Finance mengungkapkan bahwa pembiayaan sepeda motor baru pada tahun 2019 meningkat hingga tujuh persen, kendati pasar mobil cenderung lesu.

“Pembiayaan sepeda motor baru Adira Finance pada tahun 2019 meningkat tujuh persen menjadi Rp15 triliun,” kata Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila di Jakarta, Jumat.

Hingga akhir 2019, Made mengungkapkan bahwa motor Honda dan Yamaha berkontribusi hingga 92 persen atas pembiayaan sepeda motor baru.

Tak hanya motor baru, permintaan untuk pembiayaan motor bekas pun mengalami peningkatan empat persen menjadi Rp5,2 triliun bila dibandingkan dengan tahun 2018. Di sektor motor bekas, Honda dan Yamaha berkontribusi 88 persen.

Sementara, pada pembiayaan mobil, Made mengiyakan bahwa permintaannya kian menurun hingga tujuh persen menjadi Rp15,7 triliun.

Segmen mobil komersial turun di angka 20 persen menjadi Rp5,7 triliun, sedangkan pada segmen mobil penumpang (passengers car) naik 3 persen menjadi Rp10 triliun. Sehingga komposisi kedua segmen ini masing-masing 36 persen dan 64 persen untuk mobil komersial dan penumpang.

Menurut Made, sejumlah faktor yang mempengaruhi pelemahan penjualan untuk mobil adalah Pemilihan Umum 2019, perang dagang AS-Chuna, melemahnya harga komoditas dan kepercayaan konsumen di akhir 2019.

Pada tahun ini, Made mengatakan Adira Finance menargetkan pembiayaan dengan mengikuti asumsi pertumbuhan penjualan kendaraan baru secara umum.

“Kita berasumsi, mengestimasi kalau mungkin penjualan tahun ini enggak terlalu tinggi. Kalau pun tumbuh mungkin di – 0-3 persen dibandingkan tahun lalu, mengingat tahun kemarin juga sudah turun, kan,” jelas dia.

“Dengan asumsi pasar otomotif itu flat ini, kita mau targetkan 4-7 persen untuk tahun ini untuk pembiayaan baru,” ujarnya melanjutkan.

Lebih lanjut, ia mengatakan bahwa tidak ada pembagian tertentu untuk pembiayaan sepeda motor dan mobil.

“Kita enggak ada (pembagian) untuk saat ini, karena Adira multibisnis, mana pun tumbuh, kita enggak batasin,”

“Tahun lalu kan motor yang tumbuh banyak, ya kita enggak batasin. Mobil turun karena market, ya kita enggak batasin karena kita ga ada isu pabrik,” kata dia.

Baca juga: Permintaan pembiayaan mobil baru turun pada 2019

Baca juga: Adira Finance siapkan pembiayaan sepeda motor listrik

Baca juga: Adira Finance luncurkan Adiraku untuk layanan daring

Pewarta: A087
Editor: Ida Nurcahyani
Copyright © – 2020



Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini