Pantai Anyer Kembali Dipenuhi Wisatawan Libur Lebaran Usai Tsunami 2018 Lalu

0
8



Merdeka.com – Pantai Anyer, Cinangka, Carita kembali ramai dikunjungi wisatawan yang mengisi liburan pada hari kedua Lebaran. Pariwisata wilayah ini mulai bangkit setelah diterjang tsunami pada akhir 2018.

“Alhamdulillah sekarang mulai ramai kembali. Kemarin-kemarin masih sepi sejak terjadinya tsunami itu,” kata Hikmatullah salah seorang warga Cinangka, di Anyer Kabupaten Serang, seperti dilansir Antara, Kamis (6/6).

Dia mengatakan, jika dibandingkan dengan hari biasanya, kunjungan wisatawan di Anyer usai Lebaran sangat jauh berbeda. Pada hari biasanya, termasuk akhir pekan, kunjungan wisatawan ke Anyer dan sekitarnya pasca tsunami belum begitu ramai.

“Hari ini Alhamdulillah sudah mulai kelihatan, meskipun berbeda jika dibandingkan lebaran tahun-tahun sebelumnya sebelum terjadinya tsunami,” ujar Hikmatullah.

Menurut dia, banyaknya kunjungan wisatawan tersebut, memberikan dampak positif bagi kehidupan warga sekitarnya yang menggantungkan hidup dari kunjungan wisatawan.

“Warga di sini alhamdulillah bisa berjualan lagi, memang sebagian mata pencaharian warga di sini dari pariwisata,” ucap Hikmatullah.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Edy Sumardi membenarkan, pada Lebaran kedua ini, sejumlah titik tempat pariwisata di Banten dibanjiri wisatawan, baik itu wisatawan lokal maupun yang datang dari sejumlah daerah di luar Banten.

Wisata Anyer memang merupakan destinasi wisata yang masih menjadi favorit masyarakat untuk berlibur.

Polisi Bersiaga

Menurut Edy, dalam melaksanakan Operasi Ketupat Kalimaya 2019, kepolisian tidak hanya mengamankan jalur mudik dan arus balik, namun pelayanan akan terus dilaksanakan hingga are wisata termasuk wilayah Anyer.

“Kita sapa masyarakat di lokasi wisata. Ini merupakan langkah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Tentunya kehadiran Polisi dapat memberikan rasa amam,” kata AKBP Edy Sumardi di sela-sela pengecekan kondisi keamanan di sejumlah tempat wisata di Pantai Anyer dan sekitarnya.

“Polisi akan terus intens memberikan pelayanan. Apalagi tahun ini berbarengan dengan tahun politik, masyarakat juga harus mampu ikut andil dalam menciptakan situasi Kamtibmas. Jika ada hal-hal yang perlu dilaporkan maka segera laporkan kepada pihak Kepolisian,” lanjut Edy.

Sebelumnya, Ketua Umum PHRI Banten Ahmad Sari Alam berharap, momentum libur lebaran 1440 H menjadi kesempatan untuk membangkitkan kembali pariwisata pantai di Banten pasca terjadinya tsunami.

“Libur lebaran mudah-mudahan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Anyer dan sekitarnya. Meskipun, kemungkinan baru sekitar 50 persen pulih pada lebaran ini, tapi alhamdulillah, bertahap saja,” kata Sari Alam.

Sumber: Liputan6.com [rhm]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini