PAN Tolak Isu SARA di Pemilu 2019

0
3



Jakarta: Partai Amanat Nasional (PAN) menegaskan komitmennya menolak isu SARA pada Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2019 mendatang. Isu SARA dinilai tidak lebih penting daripada isu-isu yang lebih dirasa oleh masyarakat. 

Sekjen PAN Eddy Soeparno mengatakan, penggunaan isu SARA diprediksi tidak akan laku pada Pemilu mendatang. Oleh sebabnya, PAN sejak awal juga sudah tegas menyatakan tidak akan menggunakan isu SARA. 



“Tidak hanya PAN, semua menolak isu SARA kok. Jadi, bagi kami, Pancasila, NKRI, UUD 45 sudah final,” kata Edy dalam diskusi publik ‘Pemilu Tanpa SARA: Demokrasi 2019 Tanpa Cacimaki’ di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 12 Mei 2018.

Ia juga meminta kepada semua partai politik tak hanya mengedepankan kalimat-kalimat manis belaka terkait penolakan penggunaan isu SARA pada Pilpres 2019. Baginya, hal tersebut perlu dibuktikan lewat aksi nyata. 

“Jangan sekadar lips service saja. Lebih baik enggak usah dikatakan, tapi dilakukan,” tutur dia. 

Baca: PAN: Pernyataan Amies Rais Pribadi Bukan Sikap Partai

Lebih lanjut, menurut dia, ada isu lain yang lebih penting dan harus dijual ke masyarakat ketimbang isu SARA. Salah satunya soal masuknya tenaga kerja asing belakangan ini. 

Menurut Edy, isu itu lebih nyata dan perlu dibahas secara serius antar elite politik. Hal-hal seperti itu, kata dia, bakal lebih mudah dicerna oleh masyarakat jelang Pilpres 2019. 

“Masyarakat ingin lihat ada solusi terhadap, misalnya masalah lapangan pekerjaan, banyak masyarakat yang mengeluh, ‘saya tak bisa bekerja, kenapa banyak tenaga kerja asing masuk?'” papar Edy. 

Di lain sisi, ia menilai Ketua Dewan Kehormatan PAN Amien Rais tidak sedang menggelorakan isu SARA. Amien belakangan banyak disorot karena pernyataan-pernyataannya yang tendensius. 

Baca: Polisi Tunggu Keterangan Ahli Agama di Kasus Amien Rais

Bahkan, beberapa pihak menilai komentar-komentar Amien belakangan mengarah kepada isu SARA. Namun, anggapan itu ditolak mentah-mentah oleh Edy.

Menurutnya, apa yang dilontarkan mantan Ketua PP Muhammadiyah itu sebatas kritikan kepada pemerintah yang saat ini tengah berkuasa. 

“Pak Amien Rais dari dulu memang sangat vokal memberi kritikan terhadap hal-hal yang patut dikritisi. Ada yang ditegakkan, beliau harus menegakkan dengan kritikan,” tandasnya. 

(DMR)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini