Ngabalin Sebut BPIP Penting Guna Mengedukasi Panca

0
4



Ali Mochtar Ngabalin. Foto: MI/Mohamad Irfan.


Jakarta: Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menyebut Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) jadi satu lembaga yang menjadi perhatian Presiden Joko Widodo. Posisi BPIP dinilai penting untuk mengedukasi generasi penerus tentang pancasila.

“Ada pembinaan-pembinaan ideologi Pancasila yang telah mengalami erosi sangat dahsyat, itu sebabnya menjadi perhatian presiden dan menjadi suatu yang diprioritaskan,” kata Ngabalin di Kantor DPP Golkar DKI Jakarta, Jumat, 1 Juni 2018.



Ngabalin menyebut, sejumlah sekolah islam ditemukan kasus anak-anak tidak dapat lagi melakukan upacara bendera, karena dianggap thoghut. Istilah itu merujuk setiap hal yang disembah selain Allah.

“Beberapa tempat ada anak sekolah yang tidak bisa hormat bendera karena dianggap thoghut,” ujarnya.

Ngabalin mengatakan, ada juga beberapa sekolah yang melarang siswanya bermain dengan pemeluk agama lain. “Hasil penelitian Universitas Islam Negeri, bahwa dia tidak boleh bergaul dengan nasrani atau diluar Islam dan itu dianggap jihad,” ujarnya.

Politikus senior Golkar ini pun mengingkan adanya evaluasi besar-besaran terhadap sistem pendidikan Indonesia. Ia mau ideologi pancasila diresapi dengan benar oleh generasi penerus. 

“Artinya momentum hari Pancasila ini harus dilakukan evaluasi secara besar-besaran kurikulum, guru – guru terhadap materi yang ada,” ujarnya.

(AGA)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini