Menteri Rini Taksir Keuangan Pertamina tidak 'secantik' tahun lalu

0
5

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno (tengah). Medcom/Ayu.
Bogor: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno memprediksi keuangan PT Pertamina (Persero) tahun ini tidak ‘secantik’ tahun lalu.

Hal itu dikatakan Rini saat menjawab pertanyaan salah satu Account Officer (AO) PNM program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) tentang BUMN mana yang memiliki keuangan terbaik.
Ia mengatakan keuangan Pertamina pada 2018 akan menurun karena banyaknya program yang dijalankan saat ini demi mengutamakan kepentingan rakyat.

“Yang paling bagus sebenarnya Pertamina di 2017. Tahun ini mungkin menurun karena kita buat program supaya masyarakat tidak terbebani,” kata Rini saat acara PNM di Kampus IPB Bogor, Minggu, 3 Juni 2018.
Rini mencontohkan salah satunya adalah ditahannya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium yang berdasarkan perhitungan Pertamina sudah tidak masuk dalam keekonomian. Harga tersebut tetap Rp6.450 per liter agar tidak membebani masyarakat.
“Kita tidak naikkan premium agar tidak membebankan masyarakat,” sebut Rini.
Seperti diketahui, sejak 1 April 2016 harga premium dibanderol dengan harga Rp6.450 per liter. Harga ini dipastikan tidak naik hingga 2019.  (SAW/MN)
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini