Masyarakat Diminta Proaktif dalam Perekaman KTP-

0
5



Petugas melakukan eye scanning saat perekaman Elektronik Kartu Tanda Penduduk (e-KTP) di Gedung Hall A Komplek PKOR Way Halim Bandar Lampung, Lampung. (Foto: ANTARA/Ardiansyah)


Jakarta: Dirjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakhrullah membantah jumlah penduduk yang belum melakukan perekaman KTP-el masih berada di angka 11 juta. Ia mengatakan jumlah tersebut adalah data lama sedangkan data saat ini sudah jauh berkurang.

“11 juta itu data per 31 desember 2017. Data per kemarin 31 April 2018 sudah ada pengurangan sekitar 3 juta, jadi per bulan ada perekaman terus jadi sekarang tinggal 8 juta sekian,” katanya, dalam Editorial Media Indonesia, Jumat, 4 Mei 2018.



Zudan mengatakan masyarakat yang belum melakukan perekaman akan terus dikejar sampai seluruhnya terdata pada sistem. Ia mengaku pihaknya tak segan melakukan jemput bola untuk memudahkan masyarakat membuat KTP-el.

“Kita lihat angka statistiknya sudah mencapai 97 persen yang melakukan perekaman, tinggal 3 persen lagi ini yang kita kejar,” katanya.

Selain jemput bola, Zudan juga meminta masyarakat untuk proaktif mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil terdekat bagi yang memiliki kemudahan akses.

Khusus bagi penduduk dengan akses terbatas seperti di pesantren, asrama khusus, atau narapidana di lapas dan rutan, akan dibantu oleh Disdukcapil setempat untuk melakukan perekaman. 

“Kalau ada yang kesulitan akses jangan sungkan beri tahu Dinas Dukcapil, kami akan datang. Bagi masyarakat yang tidak kesulitan silakan datang sendiri,” ungkapnya.

(MEL)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini