Lemkapi Minta Aksi Teror Jangan Diseret ke Polit

0
10



Jakarta: Sejumlah aksi teror terjadi beberapa waktu terakhir di Jawa Timur dan Mapolda Riau. Walhasil puluhan terduga teroris ditangkap. Termasuk aksi Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) yang sempat ricuh di depan Istana. Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) meminta agar semua pihak tak menyeret aksi teror ke ranah politik.

“Jangan sampai ada pihak yang diuntungkan, di belakang ini justru tertawa karena apa yang menjadi misisnya tercapai. Termasuk keinginan teroris agar pihak yang menghalangi misi teroris terwujud,” jelas  Direktur Eksekutif Lemkapi Edi Hasibuan, dalam keterangan tertulis, Sabtu 26 Mei 2018. 



Edi melanjutkan, termasuk keinginan pihak tertentu yang mengambil momen untuk mendorong pergantian kapolri. Dia menerangkan, kinerja Polri dan Badan Intelijen Negara (BIN) sudah baik dalam menangani aksi teror. Terlebih, ada juga anggota polri yang menjadi korban ulah teroris.

“Kemudian polri juga sudah melakukan penegakan hukum terhadap teroris.  Begitu juga soal aksi demo sudah ditangani polri sesuai prosedur yang berlaku,” papar mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional ini. 

Dia menambahkan, perihal pergantian kapolri sudah ada mekanisme yang berlaku. Karena, menurutnya, tidak mungkin setiap ada kejadian maka kapolri harus diganti. Dia menyakini, Presiden Joko Widodo tak bakal memiliki pertimbangan pergantian tersebut. 

“Yang namanya teror itu terjadi di seluruh dunia, dan saat ini teror menjadi musuh bersama dan harus dilawan bersama,” imbuhnya.

(LDS)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini