KPK Tangkap Dua Swasta di Jakarta Terkait OTT Purbalingga

0
7

Ilustrasi korupsi. Foto: MTVN/Mohammad Rizal.

Jakarta: Dua orang pihak swasta turut ditangkap tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Jakarta. Penangkapan keduanya berkaitan dengan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Purbalingga Tasdi.
“Ada tim lain secara paralel yang juga bergerak di Jakarta malam ini dan ada pihak swasta yang diamankan sekitar 2 orang,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.
Dengan ditangkapnya kedua orang ini, total pihak yang ditangkap dalam operasi senyap ini pun bertambah menjadi enam orang. Mereka yang ditangkap antara lain, Tasdi, beberapa pihak swasta, seorang pejabat Unit Lelang Pengadaan (ULP), dan seorang ajudan.
“Tapi apakah nanti semuanya akan dibawa ke kantor KPK terutama yang di daerah nanti tergantung hasil pemeriksaan di lokasi atau di Purbalingga tersebut nanti akan disampaikan lagi tapi rencana akan dibawa malam ini ke kantor KPK untuk proses lebih lanjut,” jelas Febri.
Menurut Febri, dari pemeriksaan awal keenamnya diduga terlibat praktik suap terkait proyek pembangunan di lingkungan Pemkab Purbalingga. Uang yang diduga bagian dari fee atas proyek itu pun telah diamankan tim KPK.
“Nanti rincinya bisa kami uraikan lagi di konferensi pers yang akan dilakukan besok,” pungkas Febri.
Saat ini, keempatnya masih berada di Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan awal. Kemungkinan, mereka yang diamankan akan dibawa ke markas Antikorupsi untuk menjalani pemeriksaan lanjutan.
KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum terhadap empat orang tersebut.(DEN/MN)
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini