Komnas HAM Ingin Kewenangan Diperkuat Perpu

0
4



Konferensi pers terkait pelanggaran HAM di masa lalu di Komnas HAM. Foto: Medcom.id/Sunnaholomi Halakrispen.


Jakarta: Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) berharap kewenangannya diperkuat melalui peraturan pemerintah pengganti undang-undang (perpu). Ini diperlukan untuk menyelesaikan pelanggaran HAM berat di masa lalu. 

Komisioner Pengkajian dan Penelitian Komnas HAM Mohammad Choirul Anam menegaskan pelanggaran HAM berat di masa lalu harus segera diselesaikan. Ia menyampaikan dua alternatif terkait penyelesaian tahap penyidikan.



Alternatif pertama, masyarakat harus berani mendorong Jaksa Agung M Prasetyo agar menyelesaikan kasus tersebut secepatnya. Sementara itu, alternatif lainnya ialah penguatan terhadap Komnas HAM. 

“Atau dengan membuat mekanisme yang lain, yang bisa menopang atau mengganti kan peran Jaksa Agung dalam melakukan hal itu. Salah satu alternatifnya misalnya membuat Perpu untuk kewenangan Komnas HAM diperkuat,” kata Choirul di Kantor Komnas HAM, Jalan Latuharhari No 4-B, Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 4 Juni 2018.

Menurut dia, hal ini diperlukan karena Jaksa Agung belum juga menyelesaikan kasus selama bertahun-tahun. Padahal, Komnas HAM telah mengirimkan dokumen laporan penyelidikan untuk selanjutnya ditindak selalui penyidikan Jaksa Agung.

“Sampai detik ini tidak ada progresnya kok dikatakan masih lambat, kasus-kasus tersebut sudah 10 tahun lebih. Kasus-kasus tersebut berkasnya telah dikirimkan oleh Komnas HAM kepada Jaksa Agung,” tutur dia.

Baca: Komnas HAM Apresiasi Langkah Presiden Ungkap Pelanggaran HAM Berat

Choirul menekankan pihaknya bakal fokus terhadap kasus pelanggaran HAM masa lalu. Pasalnya, jika tidak ditindaklanjuti secepatnya, dia khawatir perkara tersebut bakal seperti lingkaran setan yang tidak akan pernah terselesaikan.

“Apa pun caranya nanti, pasti akan kami tempuh asalkan koridornya koridor penegakan hukum,” imbuh dia.

(OGI)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini