Kominfo Bareng Hillary Gelar Pertunjukan Rakyat di Manado

0
19

MANADO, TERKINI.COM- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo RI) bersama  Hillary Brigitta Lasut akhir pekan kemarin mengadakan Pertunjukan Rakyat yang bertema “Pemanfaatan Media Sosial untuk Pelestarian Seni dan Budaya di Taman Kesatuan Bangsa, Manado.

Pertunjukan Rakyat ini menampilkan kesenian dari Sulawesi Utara seperti Cakalele/Kabasaran, Katrili Maengket, Pisik, Modern Dance dan tak ketinggalan Kolintang.

Acara tersebut tindak lanjut dari amanah Komisi I DPR RI, agar Kominfo tak hanya mengurus masalah satelit, internet dan persoalan penyiaran, tapi juga turut aktif melestarikan seni dan budaya Nusantara.

“Kami juga diberi amanah untuk melestarikan seni dan budaya, seperti melalui program pertunjukan rakyat yang digelar hari ini yang menampilkan beberapa kesenian rakyat dari masyarakat Sulawesi Utara,” kata Prof. Henri Subiakto, SH., MA, selaku Staf Ahli Menkominfo RI pada Pertunjukan Rakyat di Taman Kesatuan Bangsa, Kota Manado, Minggu (8/3/2020).

Dikatakan, pertunjukan Rakyat ini sebagai ajang apresiasi dan usaha pelestarian terhadap seni dan budaya bangsa melalui media sosial.

Dalam sambutannya, Henri mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Kota Manado terutama kepada Hillary Brigitta Lasut yang telah bersama-sama Kominfo untuk menyelenggarakan Pertunjukan Rakyat sebagai bentuk pelestarian seni dan budaya.

Menurut guru besar Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya ini, pertunjukan rakyat kali ini adalah bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia.

“Kalau kita tidak menghargai siapa lagi yang akan menjaga dan melestarikannya. Beragam kesenian asli bangsa kita ini harus dijaga dan dikembangkan oleh generasi muda,”ujarnya.

“Banyak kelompok sanggar kesenian kita yang diundang ke berbagai negara, delegasi-delegasi Indonesia termasuk musik Kolintang dari Sulawesi Utara sudah sering diundang pentas ke luar negeri,” papar Henri yang disambut tepuk tangan meriah dari hadirin.

Sebaliknya lanjut Henri, jika anak-anak kita mempelejari kesenian budaya K-Pop, breakdance yang kebarat-baratan malah kurang mendapat respon di luar negeri. Karena itu, pertunjukan Ini penting sebagai apresiasi seni dan budaya yang tidak hanya berdampak langsung bagi pelaku seni, tapi membawa trickledown effect secara ekonomi bagi masyarakat.

“Mudah-mudahan dengan Petunjukan Rakyat ini dapat menyatukan bangsa Indonesia dan sekaligus menghormati kebhinekaan bangsa yang menguatkan persatuan bangsa Indonesia. Dari pertunjukan ini, kita berharap konten-konten media sosial dapat dipenuhi kegiatan yang produktif, jangan gunakan medsos untuk saling menyerang dan menyakiti sesama anak bangsa apalagi untuk menyebar hoax,” pungkasnya. (Wan)

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini