Kewajiban Premium di Jamali akan Kikis Keberadaan Pertalite

0
18

Ilustrasi. (Foto: Antara/Rivan Awal Lingga).

JAKARTA, TERKINI.COM- Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) menilai kewajiban menjual premium di seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Jawa, Madura, Bali (Jamali) akan mengikis keberadaan pertalite.
Demikian disampaikan Sekretaris Hiswana Migas Wilayah III Syarif Hidayat. Ia menjelaskan saat diluncurkan, animo konsumen pertalite sangat banyak. Sehingga sebagian besar pengusaha SPBU di Jamali beralih dan mengubah penggunaan tangki premium menjadi tangki pertalite.
Namun, karena pemerintah melalui revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 tahun 2014 mewajibkan setiap SPBU menyediakan premium maka perlu ada perubahan fungsi pada tangki pertalite.
Di sisi lain, lanjut Syarif, sebagian besar pengusaha SPBU juga memiliki keterbatasan pada tangki penyimpanan BBM. Sehingga pada saat diwajibkan mengadakan premium, pengusaha harus memilih salah satu antara menjual premium atau pertalite.
“Ya konsekuensinya akan banyak pertalite yang hilang dari pasaran karena kami switching kembali tangki pendam,” kata Syarif (22/5/2018).
Syarif menambahkan, jika pemerintah dan PT Pertamina (Persero) tidak ingin menghilangkan pertalite, maka harus ada tangki tambahan pada SPBU. Penambahan tangki itu membutuhkan investasi yang cukup besar yakni sekitar Rp200 juta sampai Rp300 juta dan penambahan lahan.
“Apabila kami tidak boleh menghilangkan salah satu produk yang existing, tentunya harus menambah tangki, tambah tangki permasalahannya bukan hanya tambahan investasi tetapi ada perizinan IMB (Izin Mendirikan Bangunan) yang harus diajukan,” jelas Syarif.
Pembangunan tangki pendam, lanjut Syarif juga akan memakan waktun lama. Paling cepat tiga bulan. “Bisa tiga bulan paling cepat dengan perizinan IMB, investasi Rp200 juta-Rp300 juta. Jadi yang paling memungkinkan ya (mengganti) pertalite,” pungkas Syarif.(AHL/MetroTV/Medcom)
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini