Ketua Umum Golkar Angkat Topi dan Puji Pidato ‘Visi Indonesia’ Jokowi

0
7



Terkini.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengapresiasi pidato politik Presiden terpilih Joko Widodo atau Jokowi bertajuk Visi Indonesia. Jokowi bersama cawapres terpilih, Ma’ruf Amin menyampaikan pidatonya secara terpisah di hadapan relawan dan pendukungnya di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Minggu (14/7) malam.

Menurut Airlangga, pidato Jokowi memberi arah yang cukup jelas bagi pembangunan Indonesia ke depan. Partai Golkar juga bertekad mengawal dan mensukseskan pemerintahan Jokowi-Ma’ruf untuk lima tahun mendatang.

“Secara simbolik Pilpres 2019 ditutup dengan elegan dan meriah lewat pidato Pak Jokowi di Sentul malam ini. Pidato Pak Jokowi barusan sangat bagus dan mendalam. Golkar angkat topi buat beliau,” kata Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Minggu (14/7) malam.

Airlangga bangga dengan narasi-narasi yang disampaikan Jokowi dalam pidatonya malam ini. Menurutnya, sangat jelas arah yang akan dituju Jokowi-Ma’ruf dalam pembangunan di periode kedua ini.

“Golkar ikut bangga, sebab Pak Jokowi memberi arah yang jelas bagi pembangunan Indonesia ke depan. Kami bertekad untuk terus mengawal Pak Jokowi, memastikan bahwa dalam lima tahun ke depan, beliau sukses gilang gemilang,” jelasnya.

Hal senada disampaikan ketua DPD I Partai Golkar DKI Jakarta, Rizal Mallarangeng. Menurutnya, pidato Jokowi memiliki semangat menyatukan semua elemen bangsa pasca Pilpres 2019.

“Momen pidato Sentul ini pas banget. Kemarin Pak Jokowi salaman dengan Pak Prabowo. Dan malam ini, Pak Jokowi memberi semacam acceptance speech yang merangkul semua, seraya menunjukkan visi ke depan,” ujarnya.

Dia mengatakan, semua warga Indonesia bangga dan menjadi pemenang malam ini. “Pilpres ditutup secara simbolik lewat seruan persahabatan yang dibingkai dengan gagasan bagus,” kata Plt Ketua Partai Golkar DKI Jakarta ini.

Rizal menambahkan, pidato Jokowi malam ini akan dikenang sebagai salah satu peristiwa penting dalam sejarah demokrasi Indonesia.

“Kompetisi kekuasaan berakhir dengan baik dan ditutup dengan pidato yang memukau. Sebagai bangsa, malam ini kita telah melangkah selangkah lebih maju,” tutupnya. [noe]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini