Kemenangan Mahathir apakah berpengaruh pada Pemilu Indonesia? Ini Tanggapan Politisi Nasdem

0
2
Jakarta: Ketua DPP Partai NasDem Willy Aditya menilai kemenangan Mahathir Mohammad dalam Pemilu Malaysia tak memengaruhi hasil Pemilu di Indonesia. Sebab, situasi politik yang dihadapi Malaysia jelas berbeda dengan Indonesia.
“Berbeda konteksnya. Justru mereka baru mengalami sekarang (reformasi) sedangkan Indonesia sudah mengalami tahun 1998,” kata Willy, Jumat, 11 Mei 2018.
Willy mengatakan rakyat Malaysia justru terinspirasi dengan kebebasan demokrasi Indonesia di era Presiden Joko Widodo. Dia tak sepakat jika momentum kemenangan partai oposisi di Malaysia akan terjadi pada Pemilu Indonesia.
Menurutnya, peran oposisi di Malaysia berbeda dengan oposisi di Indonesia. Oposisi di Malaysia, kata dia puluhan tahun melawan penguasa yang koruptif sedangkan di Indonesia oposisi hanya mengkritik kebijakan pemerintah dan cenderung provokatif.
“Bedanya karena di sana melawan kekuasan yang korup di sini opisisi di sini beda yang menebar provokasi saja,” ujar Willy.
Mahathir Mohammad resmi menjabat sebagai Perdana Menteri ketujuh Malaysia. Setelah diambil sumpah oleh Yang di-Pertuan Agung Sultan Muhammad V di Istana Negara, Kuala Lumpur, Mahathir memimpin Pakatan Harapan menjadi penguasa.
Mahathir kini memimpin Malaysia di usianya yang kini memasuki 92 tahun. Praktis dirinya saat ini menjadi perdana menteri tertua di dunia. Tidak hanya itu, Mahathir juga satu-satunya warga Malaysia yang terpilih sebagai perdana menteri dua kali.(JMS/MetroTV)




 

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini