Kemarin, Sail Nias, cukai rokok naik hingga Munas HIPMI menarik dibaca – Ekonomi Terkini

0
11


Sebagai event bahari bertaraf internasional, kita melihat Nias salah satu daerah yang paling terkenal untuk surfing, kompetisi surfing internasional kita lakukan. Menteri Pariwisata juga hadir, kami mempunyai tekad untuk membuat Nias ini menjadi lebi

Jakarta (-) – Sail Nias 2019, alasan pemerintah menaikkan cukai rokok hingga 23 persen mulai 2020, persiapan menjelang Munas HIPMI XVI untuk memilih calon Ketua Umum HIPMI periode 2019-2022, hingga pengembangan industri hulu migas di Sabang, menjadi berita ekonomi – pada Sabtu (14/9), namun masih menarik untuk disimak.

  1. Ini tekad pemerintah, jadikan Nias gerbang destinasi wisata dunia

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan pemerintah bertekad untuk menjadikan Kepulauan Nias sebagai gerbang destinasi wisata dunia.

“Sebagai event bahari bertaraf internasional, kita melihat Nias salah satu daerah yang paling terkenal untuk surfing, kompetisi surfing internasional kita lakukan. Menteri Pariwisata juga hadir, kami mempunyai tekad untuk membuat Nias ini menjadi lebih baik,” kata Luhut pada puncak acara Sail Nias 2019 di Dermaga Pelabuhan Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, Sabtu.

Berita selengkapnya baca di sini

 

  1. Cukai rokok naik 23 persen, Darmin Nasution beberkan alasannya

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai wajar kenaikan cukai rokok yang sebesar 23 persen pada 2020 karena sudah mempertimbangkan berbagai aspek.

“Pertimbangan cukai rokok, tahun lalu tidak naik, sehingga naiknya wajar kalau lebih besar,” ujar Darmin Nasution di sela peringatan Hari Perhubungan Nasional 2019 di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya baca di sini

 

  1. Ketua HIPMI terpilih harus mampu hadapi pelambatan ekonomi

Pengamat ekonomi Aviliani berharap Ketua Umum HIPMI (Himpunan Pengusaha Muda Indonesia) terpilih nantinya mampu menghadapi tantangan berupa perlambatan ekonomi global sehingga tentunya berpengaruh terhadap iklim usaha di Indonesia ke depannya.

“Salah satu permasalahan yang terdapat dalam bidang ekonomi sekarang adalah adalah lambatnya pertumbuhan ekonomi secara global dan hal ini akan terus berlanjut hingga tahun 2020 mendatang,” kata Aviliani di Jakarta, Sabtu.

Berita selengkapnya baca di sini

  1. Kawasan Sabang bakal jadi lokasi pengembangan industri hulu migas

Manajemen Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) meninjau fasilitas pelabuhan di Sabang untuk melihat langsung sarana yang akan digunakan untuk mendukung industri hulu Migas di daerah tersebut.
“Perusahaan migas akan memanfaatkan Sabang sebagai shore base jika memenuhi syarat teknis untuk investasi jangka panjang,” kata Kepala Divisi Penunjang Operasi BPMA Iskandar Muda dalam siaran pers yang diterima – di Banda Aceh, Sabtu.

Berita selengkapnya baca di sini

 

Pewarta: Royke Sinaga
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © – 2019





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini