Kakorlantas Sebut Kecelakaan Mudik Turun, 4 Hari Operasi Lodaya 18 Orang Meninggal

0
4



Merdeka.com – Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Refdi Andri menyebutkan, selama empat hari operasi Ketupat Lodaya 2019, kejadian kecelakaan lalu lintas menurun dibandingkan priode yang sama di tahun 2018.

“Selama empat hari operasi ada penurunan jumlah kecelakaan apabila dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Refdi di GT Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, seperti dilansir Antara, Minggu (3/6).

Data empat hari operasi Ketupat Lodaya 2018 terdapat 152 kasus kecelakaan lalu lintas di seluruh jalur mudik. Di mana dari jumlah tersebut mengakibatkan 67 orang meninggal dunia. Namun pada priode yang sama di tahun 2019 ini hanya ada 67 kasus kecelakaan dan mengakibatkan 18 orang meninggal dunia.

“Dan mudah-mudahan kasus kecelakaan akan terus mengalami penurunan termasuk korban fatalnya,” ujarnya.

Pihaknya akan terus melakukan langkah antisipasi dengan memberikan pengetahun kepada pemudik atau masyarakat ketika berada di jalan, agar terus berhati-hati dan menaati rambu-rambu lalu lintas. Selain itu juga pemudik harus mengecek kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, agar bisa meminimalkan resiko terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Kita terus gencar menyampaikan pesan-pesan keselamatan kepada pengguna jalan,” tuturnya.

Refdi menambahkan kalau dicermati dan dianalisa serta laporan dari kewilayahan kebanyakan kecelakaan itu diakibatkan kurangnya kontrol dari pengemudi.

“Mungkin mereka lelah namun tidak istirahat. Mereka juga tidak mengatur jam perjalanan dan itu yang kita lihat,” katanya.

Untuk itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat ketika mengemudi harus dalam keadaan prima dan segar dan apabila sudah capai serta lelah silahkan istirahat terlebih dahulu, jangan memaksakan.

[noe]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini