Jokowi: Negara Lain Sudah Jauh Membangun, Kita Masih Saling Membenci

0
7



Merdeka.com – Presiden Joko Widodo atau Jokowi kembali mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu sebagai saudara, sebangsa, dan setanah air. Terlebih, saat ini gelaran Pilpres 2019 telah usai.

Hal ini disampaikan Jokowi saat menyerahkan 2.000 sertifikat hak atas tanah di Gedung Graha Bumi Beringin Kota Manado Sulawesi Utara, Kamis (4/7). Jokowi ingin setelah pesta demokrasi selesai, masyarakat kembali hidup rukun serta melupakan perbedaan pilihan politik.

“Saya titip ini Pilpres kan sudah selesai setelah putusan Mahkamah Konstitusi, jangan sampai ada lagi yang namanya di antara kita ini misalnya ada yang tidak saling sapa antartetangga karena dulu beda pilihan, tidak saling ngomong antarteman karena beda pilihan,” kata Jokowi, dikutip dari siaran pers Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu memahami bahwa perbedaan dalam pilihan politik adalah hal yang lumrah. Kendati begitu, seluruh masyarakat harus tetap mempunyai sikap saling menghargai dan menghormati perbedaan, serta tetap menjalin persaudaraan.

“Marilah kita berangkulan kembali, bersatu kembali, sebagai saudara sebangsa dan setanah air. Apapun sukunya, apapun agamanya, kita ini saudara sebangsa dan setanah air,” ujarnya.

Jokowi mengatakan, Indonesia adalah bangsa besar yang tentunya juga memiliki tantangan-tangan besar. Untuk itu, jika rakyat tak bersatu dan bersama-sama membangun bangsa, bukan tak mungkin Indonesia akan ditinggalkan oleh negara-negara lain.

“Negara lain sudah jauh membangun infrastrukturnya, kita masih urusan saling membenci, saling mendengki, saling tidak sapa antartetangga, semakin tertinggal kita nanti,” ucapnya.

“Saya ingatkan kepada kita semuanya, kita berangkulan bersatu kembali membangun negara ini, memajukan negara ini,” sambung Jokowi. [rnd]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini