JK Minta Lingkungan Masjid Bentengi Diri dari Ideologi Radikal

0
26

Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam acara buka puasa bersama DMI di Istana Wapres. (Foto: Biropers Wakil Presiden RI).

JAKARTA, TERKINI.COM- Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta para pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) membentengi diri dari pengaruh ideologi radikal. Masjid hendaknya menjadi sumber penyebar kedamaian.
“Bagaimana satu keluarga membom gereja, itu pertama kali di dunia ini. Kita tentu turut bertanggung jawab, oleh karena itu masjid juga harus dapat menciptakan perdamaian,” ujar JK dalam acara buka puasa bersama DMI di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat malam, 25 Mei 2018.
JK berharap para pengurus DMI bisa mendorong fungsi masjid. Sebab, kehidupan beragama di Indonesia berjalan harmonis tanpa campur tangan pemerintah.
Penerbitan khotbah atau isi ceramah di masjid, misalnya, bervariasi tergantung keinginan masyarakat. Sementara di negara Islam seperti Malaysia, penerbitan khotbah ditentukan sehingga semua masjid wajib menyampaikan isi khotbah yang serupa.
“Kita harus mendorong lebih banyak lagi fungsi masjid dengan lebih baik. Masjid di Indonesia itu dibangun masyarakat, maka tidak bisa asal perintah-perintah,” tutur dia.
Selain itu, JK mengimbau masyarakat untuk menunjukkan kepedulian terhadap negara Islam yang tengah dirundung konflik seperti di Timur Tengah. Berbagai macam bantuan dapat diberikan termasuk melakukan mediasi bagi negara yang terpecah akibat terjadi ketidaksepahaman.
“Sebagai penduduk Islam terbesar, kita harus menunjukkan perannya di dunia ini.  Kita harus tunjukkan kepedulian,” katanya.
Dalam acara tersebut hadir Wakil Ketua Umum DMI  Komjen Pol Syafruddin dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. (HUS/MetroTV)
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini