INES Klaim Sebagai Lembaga Survei Kredibel dan Ind

0
7



‎Jakarta: Indonesia Network Election survei (INES) melakukan survei terhadap calon presiden (capres) 2019, Prabowo Subianto dan Joko Widodo (Jokowi). Hasil survei membuktikan, suara Prabowo lebih unggul bila dibanding dengan capres petahana Jokowi hingga calon lainnya.

‎Direktur INES, Oskar Vitriano mengaku, hasil survei tersebut nyata tanpa ada pesanan dari pihak mana pun. Dia mengklaim lembaga surveinya merupakan lembaga yang sangat kredibel.



“Kami bisa menunjukkan kredibilitas INES pada Pilkada DKI Jakarta 2017. Hasil survei dengan tepat, dengan quick count KPU berapa jumlah persentase suara Anies-Sandi di-compare dengan Ahok-Djarot, dan survei INES, bukan hanya hari ini tapi sudah pengalaman baik di pilpres maupun saat pilkada,” ucap Oskar, ditemui di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Minggu, 6 Mei 2018.‎

Dalam survei tersebut, Prabowo mengantongi 50,2 persen suara, Jokowi 27,7 persen suara‎, dan Gatot Nurmantyo 7,4 persen suara. Tokoh lainnya memperoleh suara sebesar 14,7 persen‎.‎

‎Sumber dana INES dalam menjalankan survei, dia menyatakan, didapatkan secara independen. ‎Lembaga INES juga mendapatkan donor dari masyarakat untuk menjalankan penelitian.

Turunnya elektabilitas Jokowi, dia mengaku, karena masyarakat tidak puas terhadap kinerja pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla (JK). 

Dia mencontohkan, seperti nilai rupiah yang makin mahal terhadap mata uang lain terutama dolar AS, tenaga kerja asing (TKA) yang dinilai mengambil pekerjaan warga Indonesia asli, dan kondisi pembangunan infrastruktur yang belakangan ini banyak memakan korban jiwa.

“Artinya ada hubungan yang positif antara hubungan ketidakpercayaan masyarakat dengan elektabilitas Prabowo. Jadi ketidakpercayaan terhadap pemerintah turun, maka lari ke capres Prabowo,” tutup dia.

‎INES melakukan survei selama 16 hari, sejak 12 April 2018 sampai 28 ‎April 2018.‎ Populasi survei adalah warga negara Indonesia (WNI) yang bekerja di sektor domestik atau publik dengan aneka profesi dengan ragam pendidikan dan ragam umur, serta penghasilan dan latar belakang agama yang berbeda.

‎Survei yang dilakukan INES mengambil 2.180 responden yang dipilih ‎secara proporsional di 408 Kabupaten atai Kota di Indonesia. ‎Metode survei dengan cara ‎multistage random sampling. Margin error dari hasil survei sangat sedikit, yaitu 2,1 persen, dengan tingkat kepercayaan mencapai 95 persen.

(SCI)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini