Indeks Acuan Inggris Berakhir Tertekan 0,12%

0
18



London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 9,18 poin atau 0,12 persen, menjadi 7.778,79 poin.

Mengutip Antara, Sabtu, 19 Mei 2018, Paddy Power Betfair, perusahaan taruhan terkemuka Inggris, melonjak 2,32 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Rolls-Royce Holdings dan National Grid, yang masing-masing meningkat 2,10 persen dan 2,08 persen.



Sementara itu, Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan komoditas multinasional, menjadi pemain terburuk dalam saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,40 persen. Disusul oleh saham AstraZeneca, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional, yang merosot 1,95 persen, serta Marks & Spencer Group yang turun 1,88 persen.

Di sisi lain, indeks secara luas turun 0,3 persen menjadi 2,712.97 dengan ketertinggalan saham di energi dan keuangan. Komposit Nasdaq turun 0,4 persen menjadi 7.354,34. Rata-rata industri Dow Jones melawan tren negatif, menutup tepat di atas garis datar di 24.715,09 karena saham Boeing dan Caterpillar masing-masing naik 2,1 persen dan 1,3 persen.

“Semua berita yang kita dapatkan dalam perdagangan adalah tambahan, sayangnya. Kecuali kamu ada di kamar, sulit untuk merasakan bagaimana negosiasi ini berlangsung,” kata Kepala Strategi Pasar B Riley FBR Art Hogan.

Adapun dua ekonomi terbesar di dunia sedang memulai putaran kedua pembicaraan perdagangan. Namun Presiden AS Donald Trump mengatakan kepada wartawan bahwa dia meragukan perundingan akan berhasil. Kemudian, berbagai laporan muncul yang mengatakan Tiongkok akan menawarkan potongan surplus perdagangan sebesar USD200 miliar kepada AS.

Namun, laporan itu dengan cepat dibantah oleh Juru Bicara Kementerian Tiongkok pada Jumat. “Desas-desus ini tidak benar. Ini saya bisa konfirmasi kepada Anda. Seperti yang saya pahami, konsultasi yang relevan sedang berlangsung dan mereka konstruktif,” kata juru bicara.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini