Yusril: HTI Belum Kalah

0
10

Yusril Ihza Mahendra. Foto: Antara/Wahyu.
Solo: Putusan majelis hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang menolak perkara gugatan Hizbut Tahri Indonesia (HTI) dinilai belum final. HTI masih bisa melakukan banding.
Pengacara HTI Yusril Ihza Mahendra mengatakan, masih ada upaya hukum lain yang bisa ditempuh. Yusril yakin HTI bisa menang di Pengadilan Negeri ataupun Mahkamah Agung
“Masih ada upaya hukum banding dan kasasi sampai putusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap. Sekarang HTI kalah 1-0 lawan Pemerintah,” kata Yusril dalam keterangan tertulisnya, Senin, 7 Mei 2018.
Yusril menantang pemerintah untuk membuktikan bahwa HTI mengajarkan paham yang bertentangan dengan Pancasila. Sebab, HTI dibubarkan pada 19 Juli 2017 atas Perppu Nomor 1 Tahun 2017 yang terbit tanggal 10 Juli 2017.
“Pemerintah harus membuktikan bahwa dalam sembilan hari itu HTI melanggar Pancasila, bukan menggunakan bukti-bukti sebelum berlakunya Perppu, karena Perppu tidak berlaku surut,” kata Yusril.
Yusril mengatakan, pemerintah hanya mampu menghadirkan dua saksi fakta yang tidak menerangkan apa-apa tentang kesalahan HTI. Sebab, saksi tersebut masih bagian dari pemerintah.
“Pemerintah malah mendatangkan ahli sebanyak sembilan orang, yang semuanya adalah orang-orang yang terafiliasi dengan Pemerintah seperti Rektor UIN Yogya dan Prof Azyumardi Azra, mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keterangan ahli mereka sukar dipertanggung-jawabkan secara akademis,” tutur Yusril.

(FZN)
Sumber




- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini