Harvey Weinstein Mengaku Tak Bersalah terhadap Tuduhan Pemerkosaan

0
14



Harvey Weinstein mengaku tidak bersalah terhadap tuduhan pemerkosaan dan tindakan kejahatan seks, dalam sidang singkat di hadapan seorang hakim di New York hari Selasa (5/6), dan tim kuasa hukumnya bertekad akan berupaya menyudahi kasus itu sebelum disidangkan.

Weinstein, berjalan tertatih-tatih dari sebuah mobil SUV dan dikawal ketat ketika melewati kerumunan wartawan, sebelum menghabiskan waktu selama beberapa menit untuk menjawab serangkaian pertanyaan hakim, yang menanyakan apakah ia memahami hak-haknya.

Ia tidak berhenti untuk berbicara dengan wartawan atau menanggapi pertanyaan yang diteriakkan kepadanya, dan kembali mobil SUV yang menunggunya, hanya dalam waktu 40 menit. Pengacaranya Ben Brafman mengatakan kepada wartawan bahwa berdasarkan bukti-bukti yang telah mereka pelajari, kasus itu “sangat mungkin untuk dibela.”

“Saya kira ini hari pertama proses tersebut. Kami mulai melakukan perlawanan sekarang,” ujarnya dan menambahkan bahwa pembelaannya akan mencakup upaya meminta jaksa untuk menyudahi kasus itu. “Jika kami berhasil, mungkin tidak akan ada sidang pengadilan,” tambahnya.

Minggu lalu juri menuntut Weinstein dengan dakwaan yang melibatkan dua perempuan.

Salah seorang perempuan yang diduga menjadi korban, yang belum diidentifikasi secara terbuka, mengatakan kepada tim penyelidik bahwa Weinstein telah menyudutkannya di sebuah kamar hotel dan memperkosanya.

Seorang perempuan lain, mantan aktris Lucia Evans, telah menyampaikan pengakuannya kepada publik tentang bagaimana Weinstein memaksanya melakukan seks oral di kantornya pada tahun 2004. Associated Press tidak mengidentifikasi korban serangan seksual, kecuali jika mereka menyatakannya secara terbuka di hadapan publik.

Lebih dari sepuluh perempuan telah menuduh Weinstein melakukan pelanggaran seksual, mulai dari pelecehan hingga penyerangan.

Harvey Weinstein, yang berusia 66 tahun, telah membantah semua tuduhan pemaksaan tindak seks itu. Brafman telah menantang kredibilitas korban dengan mengatakan Weinstein yakin ia akan membersihkan namanya.

Brafman mengatakan penuduh dan Weinstein punya hubungan seks suka sama suka yang berlanjut setelah serangan pada 2013 itu. “Kejahatan pemerkosaan memang mengerikan, tetapi demikian pula kalau seseorang dituduh secara keliru,” ujar Brafman.

Jaksa Distrik Manhattan Cyrus R. Vance Jr. mengatakan bisa diprediksi bahwa kubu Weinstein akan menyerang integritas perempuan-perempuan yang menuduhnya dan sistem hukum. [em/jm]



Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini