Harga Emas Antam Bergerak Naik ke Rp665 Ribu/Gram

0
2



Jakarta: Harga emas milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada perdagangan Rabu terpantau naik Rp2.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya di posisi Rp663 ribu per gram. Hari ini, harga emas berada di posisi Rp665 ribu per gram. Masih memanasnya geopolitik membuat harga emas terus memperlihatkan kemilaunya.

Mengutip laman Logam Mulia milik Antam, Rabu, 9 Mei 2018, pembelian emas dengan ukuran 10 gram yang dijual di Gedung Antam, harganya yaitu Rp628,6 ribu per gram atau setara dengan Rp6,286 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 25 gram, harganya yaitu Rp624,5 ribu per gram atau setara dengan Rp15,61 juta.



Sedangkan pembelian emas dengan ukuran 50 gram, harganya dibanderol Rp622,30 ribu per gram atau setara dengan Rp31,1 juta. Untuk pembelian emas dengan ukuran 100 gram, harganya Rp621,03 ribu per gram atau setara dengan Rp62,10 juta.

Sementara emas ukuran terbesar mendapatkan harga lebih murah. Untuk pembelian emas dengan ukuran sebesar 500 gram, harganya yaitu Rp619,2 ribu per gram atau setara dengan Rp309,63 juta. “Harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan,” tulis manajemen dalam situs resmi Logam Mulia Antam.

Adapun harga dan ketersediaan stok bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan. Harga emas di PT Pos Indonesia mengacu pada harga Butik Emas LM terdekat. Harga emas batangan sudah termasuk PPh 22 di 0,9 persen. Sertakan NPWP untuk memperoleh potongan pajak lebih rendah (0,45 persen).

Di sisi lain, emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tipis untuk sesi kedua berturut-turut pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), tertekan penguatan dolar Amerika Serikat (USD) yang mencapai tertinggi baru di 2018.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni turun 40 sen AS atau 0,03 persen menjadi USD1.313,70 per ons. Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 2,3 sen AS atau 0,14 persen menjadi USD16,472 per ons. Platinum untuk penyerahan Juli turun USD1,2 atau 0,13 persen menjadi USD912,10 per ons.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini