Emas Dunia Tertekan Usai USD Menguat

0
5



Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun sedikit pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), tertekan dolar Amerika Serikat yang menguat. Sejumlah sentimen positif telah memberikan efek positif terhadap menguatnya USD dan memberi efek terhadap investasi seperti emas.

Mengutip Antara, Rabu, 30 Mei 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun USD4,7 atau 0,36 persen menjadi ditutup di USD1.299,00 per ons. Indeks USD, yang mengukur dolar AS terhadap enam mata uang utama saingannya, menguat 0,6 persen menjadi 94.708 pada pukul 19.30 GMT.



Emas dan USD biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika USD naik maka emas berjangka akan turun, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih mahal bagi para pemegang mata uang lainnya.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 17,3 sen AS atau 1,05 persen menjadi menetap di USD16,373 per ons. Platinum untuk penyerahan Juli bertambah sebanyak USD4,6 atau 0,51 persen menjadi ditutup di USD905,9 per ons.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average terjerembab 376,91 poin atau 1,52 persen menjadi 24.376,18 poin. Sedangkan indeks S&P 500 terpangkas 30,88 poin atau 1,13 persen menjadi 2.690,45 poin dan Nasdaq merosot 36,31 poin atau 0,49 persen menjadi 7.397,54 poin.

Krisis politik di Roma yang memunculkan kekhawatiran Italia bakal meninggalkan euro itu, mendorong pelaku pasar mengalihkan portofolio modal ke surat utang AS sehingga menurunkan imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun yang akhirnya merugikan bank-bank AS.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini