Eks Ketua HTI Kecewa Putusan PTUN

0
8



Sidang putusan HTI – Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.


Jakarta: Eks Ketua Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Rokhmat S Labib kecewa dengan putusan Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta yang menilai paham yang diajarkan HTI tidak sesuai dengan Pancasila. Menurut dia, dakwah HTI sudah sesuai ajaran Islam.

“Kami dari HTI terus terang menyayangkan dengan keputusan itu. Satu-satunya kesalahan yang dituntut oleh hakim adalah karena HTI menyampaikan dan mendakwahkan khilafah,” kata Rokhmat di PTUN Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.



Rokhmat menuturkan khilafah merupakan bagian dari Islam, serta ada di dalam Alquran dan hadist nabi. Dia memandang, HTI dibubarkan atas dasar khilafah, sama saja dengan mempermainkan umat Islam.

“Padahal kita sudah menunjukan secara jelas bahwa khilafah adalah ajaran Islam. Tidak ada seorang pun para ulama yang menolak wajibnya khilafah,” ujar Rokhmat.

(Baca juga: Mahfud MD: Negara Khilafah Sarang Korupsi)

“Maka mempersoalkan khilafah sama saja dengan mempermainkan Islam. Kami sungguh menyayangkan jika hakim mengatakan HTI dianggap melakukan kegiatan kesalahan yang luar biasa,” sambung Rokhmat.

PTUN menolak gugatan HTI terhadap Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia. Hakim Ketua Tri Cahya Indra Permana dalam dalilnya menyebut banyak bukti yang diajukan para pihak menunjukkan upaya HTI mengubah Pancasila.

Dengan demikian, PTUN mengesahkan SK Kemenkumham. Surat keputusan itu dinilai sudah sesuai aturan.

(Baca juga: Eks HTI Mengajukan Banding)

(REN)








Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini