DPR Dorong Kemenpora Akhiri Dualisme KNPI

0
8



Jakarta: Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan parlemen siap memediasi dan mendorong Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk mengakhiri dualisme Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Menurutnya, perpecahan dalam organisasi kepemudaan ini hanya akan merugikan kaum muda. 

KNPI sebagai wadah organisasi pemuda, kata dia, harus mampu menjadi sarana pemersatu kaum milenial di Indonesia. Karenanya, para pimpinan kedua KNPI yang ada harus mau melepaskan ego masing-masing demi keutuhan KNPI.



“Segera lakukan konsolidasi antara pimpinan KNPI di bawah Fahd A Rafiq dengan KNPI di bawah M Rifai Darus. Agar KNPI bisa bersatu kembali,” ujar Bamsoet saat membuka Rapat Pimpinan Paripurna Nasional Pemuda/KNPI, di Jakarta, Senin, 4 Juni 2018.

Menurutnya, beda pendapat dan pandangan adalah hal yang wajar. “Namun, jangan jadikan hal tersebut sebagai jurang pemisah dan perpecahan. Lakukan dialog dari hati ke hati. Tidak ada permasalahan yang tidak bisa diselesaikan,” lanjutnya.

Mantan ketua Komisi III DPR ini berjanji akan meminta Kementerian Pemuda dan Olahraga untuk memfasilitasi kedua KNPI yang berselisih untuk mencapai jalan keluar. Sebagai kementerian yang bertanggung jawab terhadap organisasi kepemudaan, Kemenpora disebutnya tidak boleh membiarkan perpecahan ini berlarut.

“DPR bersama Kemenpora siap memfasilitasi agar kedua dua kubu KNPI bisa bersatu lagi. Saya yakin kedua kubu KNPI memiliki tekad dan prinsip yang sama ingin memajukan kaum muda Indonesia. Kesamaan prinsip yang ada jangan dijadikan sumber perpecahan,” kata Bamsoet.

Baca: Bamsoet Berharap Dualisme KNPI Diakhiri

Ia mengungkapkan DPR sangat mendukung kegiatan kepemudaan, salah satunya dengan menganggarkan dana yang jumlahnya tidak sedikit. Dalam APBN 2018, DPR menganggarkan lebih dari Rp5 triliun untuk Kementerian Pemuda dan Olahraga. 

“Semua organisasi kepemudaan bisa mengakses anggaran tersebut untuk berbagai kegiatan yang memajukan kaum muda. KNPI juga bisa mendapatkan dana pemerintah, hanya syaratnya harus solid terlebih dahulu,” papar Bamsoet. 

Ia berharap KNPI mampu melahirkan pemimpin muda masa depan. Karenanya, kader-kader KNPI diminta aktif terjun ke dunia politik, sehingga mampu menjadi motor utama pembangunan bangsa.

“KNPI harus melahirkan pemuda yang mampu mengisi berbagai jabatan penting di pemerintahan. KNPI juga harus memastikan kaum muda terlibat aktif dalam berbagai kegiatan ekonomi, sosial, budaya, dan kegiatan positif lainnya,” pungkas dia.

(UWA)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini