Direktur INES Tampik Ada Pesanan Parpol Tertentu

0
12

Jakarta: Direktur Indonesia Network Election Survey (INES) Oskar Vitriano menjamin hasil survei elektabilitas tokoh di Pemilu 2019 yang dilakukan pihaknya kredibel. Dia memastikan lembaganya independen.

“Enggak ada (pesanan politik), survei kita independen,” ujar Oscar (8/5/2018)
Meski menampik hasil survei dipesan partai politik tertentu, Oscar mengakui menerima dana kajian survei dari donatur eksternal. Menurutnya, hal itu lumrah dilakukan berbagai lembaga survei sebagai modal logistik kajian di lapangan.
“Kami memang mendapatkan dana dari donatur, mendapatkan dana dari para sponsor, tapi semuanya tidak ada yang bisa memengaruhi survei ataupun pekerjaan akademis kami di INES,” tandas dia.
Oscar menyebut metode multiple stage random sampling yang ia lakukan sama seperti lembaga survei lainnya yang bisa dipertanggungjawabkan. Namun, kata dia, perbedaan hasil nilai akhir ditentukan perkembangan isu yang berjalan selalu dinamis.
“Tingkat dinamis isu itu selalu berkembang, ketika ada suatu isu tanggapan negatif bagi pemerintah tentu ada suara persepsi yang bisa lari ke kubu oposisi. Kebetulan pada saat itu juga kubu oposisi mempunyai isu yang menarik sehingga dia membuat kristalisasi suara dari Prabowo menjadi meningkat,” papar dia.
Perbedaan hasil akhir lembaga survei dianggap sebuah kewajaran. Oscar menyebut survei INES yang dilakukan 12-28 April 2018 itu telah menyimpulkan persepsi masyarakat yang kurang puas menilai kinerja program pemerintah terutama dipimpin Presiden Joko Widodo.
“Secara persepsi nih ya, boleh saja secara data mengatakan kinerja pemerintah bagus, tapi kan persepsi masyarakat yang langsung terkena, di masyarakat tidak begitu,” ujar dia.
Sebelumnya, INES merilis hasil survei yang menyebut Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bisa memenangkan pemilihan presiden jika dihelat pada saat hari pertanyaan diajukan. Dalam survei itu, Prabowo mendapatkan suara 50,2 persen, sementara petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) hanya mampu mengambil hati 27,7 persen dari total responden.
Survei itu merupakan hasil nama-nama top of mind yang dihimpun dari 2.180 orang di 408 kabupaten/kota. Di samping itu, survei yang diselenggarakan pada 12-28 April 2018 ini diklaim memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dengan margin of error sebesar 2,1 persen.
Hasil yang sama juga terjadi jika survei dilakukan secara tertutup, yakni hanya mengerucutkan nama ke beberapa pilihan. Tercatat, 54,5 persen responden memilih Prabowo Subianto dan 26,1 persen memiih Jokowi jika pemilihan Presiden dilakukan saat ini.
(REN)
Sumber
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini