Cuitan Hanum Rais soal Wiranto Dipolisikan, PAN DIY Serahkan ke Proses Hukum – Nasional Terkini

0
12



Terkini.com – Cuitan anak Amien Rais, Hanum Rais Salsabiela di Twitter tentang penusukan Menko Polkumham Wiranto sebagai sebuah settingan berbuntut panjang. Cuitan Hanum Rais tersebut dilaporkan ke pihak kepolisian karena dinilai melanggar UU ITE.

Menanggapi cuitan Hanum Rais yang merupakan anggota DPRD DIY dari PAN, Ketua fraksi PAN DPRD DIY, Suharwanta angkat bicara. Menurut Suharwanta, pihak PAN DIY masih menunggu kelanjutan proses pelaporan terhadap Hanum Rais.

Suharwanta yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD DIY ini menghormati cuitan Hanum Rais. Suharwanta menilai cuitan tersebut sebagai pendapat Hanum Rais yang sewajarnya dihormati sebagai sebuah pendapat seseorang.

Suharwanta mengungkapkan pihaknya juga menghormati jika ada pihak yang melaporkan Hanum Rais atas cuitan tersebut. Menurut Suharwanta keberatan yang disampaikan hingga berujung pada pelaporan tersebut merupakan hak seseorang yang merasa dirugikan dan harus dihormati.

“Dalam konteks ini terkait dengan Mbak Hanum, ya itu sikap maupun statement dari Mbak Hanum. Terkait dengan ada orang lain yang tidak suka kemudian melaporkan juga hak dari yang tidak suka itu. Semestinya nanti terserah masing-masing pihak yang memang punya kewenangan pada kompetensi itu,” ujar Suharwanta, Senin (14/10) di DPRD DIY.

“Kita hormati semua proses. Kita hormati pendapat Mbak Hanum. Kita hormati bagi pihak yang merasa terganggu dan melaporkan,” lanjut Suharwanta.

Suharwanta mengungkapkan pihaknya pun tak akan memberikan sanksi kepada Hanum Rais atas cuitannya. Suharwanta menilai DPD PAN DIY tak menemukan adanya pelanggaran etik yang dilakukan oleh Hanum Rais.

“Bagi partai ya tidak ada pelanggaran apapun dari sisi konteks partai. Sehingga statement Mbak Hanum ya itu hak Mbak Hanum. Bagi partai tidak ada hal-hal yang katakanlah melanggar partai dan sebagainya,” papar Suharwanta.

“Selama ini partai belum punya kebijakan apapun lah terkait media sosial. Tapi tentu masing-masing pihak tahu lah batas-batas mana yang bisa dilakukan sebagai warga negara. Tentu tahu lah batas-batas. Saya kira ya semua sudah kita anggap dewasa lah” tutup Suharwanta. [bal]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini