Cuaca Buruk di Samarinda, 3 Penerbangan Dialihkan ke Balikpapan

0
13



Terkini.com – Pendaratan 3 penerbangan pagi ini di Bandara APT Pranoto di Samarinda, terpaksa dialihkan ke Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan di Balikpapan. Penyebabnya, kabut mendung tebal disertai hujan saat ini, menurunkan jarak pandang di bandara Samarinda.

Tiga penerbangan itu adalah Batik Air dengan nomor penerbangan ID7281 dan registrasi PK-LUI dari Jakarta (HLP), Lion Air JT666 beregistrasi PK-LJY dari Surabaya (SUB) serta Garuda Indonesia GA580 PK-GFM juga dari Jakarta (CGK).

Ketiga maskapai terpaksa mengalihkan pendaratan ke Balikpapan, lantaran cuaca buruk di Samarinda. Selain turun hujan, awan mendung yang sangat tebal, menurunkan jarak pandang.

“Tadi diumumkan pilot, karena cuaca kurang bagus di Samarinda. Makanya pendaratan dialihkan sementara ke Balikpapan,” kata Rusli (38), salah seorang penumpang Garuda Indonesia dari Jakarta, dikonfirmasi Terkini.com, Rabu (10/7).

Rusli mengatakan, usai mendarat di Balikpapan, pilot kemudian meminta penumpang sementara turun, dan masuk ke ruang tunggu Bandara SAMS. “Sambil menunggu cuaca membaik di Samarinda, dan akan dikabarkan secepatnya,” ujar Rusli.

Dikonfirmasi Terkini.com, Kepala Bandara APT Pranoto Samarinda Dodi Dharma Cahyadi, membenarkan pengalihan pendaratan penerbangan itu ke bandara di Balikpapan, lantaran jarak pandang di bawah 1 kilometer. “Iya, visibility minimal karena cuaca berkabut dan turun hujan,” kata Dodi.

Dalam catatan Terkini.com, pengalihan pendaratan pesawat ke Bandara Balikpapan bukan hal baru lagi, dengan alasan keselamatan penerbangan. Itu terpaksa dilakukan, diantaranya akibat cuaca buruk di Samarinda, yang menurunkan jarak pandang. Meski memiliki lampu indikator PAPI Light pada runway, bandara dengan runway 2.250×45 meter itu, belum dilengkapi Air Filed Lighting (AFL) seperti lampu runway berikut lampu apron.

Bahkan, bandara yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada 25 Oktober 2018 itu, dan kini rata-rata dipadati 4.500 penumpang setiap harinya itu juga belum dilengkapi Instrument Landing System (ILS). Semua kelengkapan itu sangat membantu untuk penerbangan malam hari, maupun di kala cuaca buruk. [rhm]





Source link

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini