Bursa | Sembilan Perusahaan Tunda IPO

0
13



Ilustrasi. (Foto: Antara/Fiqih Arfani).


Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mengatakan ada sembilan calon emiten yang menunda menjalankan penawaran umum perdana saham (IPO). Alasannya pun beragam, salah satunya terkait gejolak di pasar saham.

“Ya lumayan banyak yang melakukan re-schedule atas rencana IPO. Di catatan kami ada sembilan perusahaan yang menunda IPO,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI Samsul Hidayat kepada Medcom.id, Jumat, 25 Mei 2018.



Samsul mengatakan meski beberapa perusahaan menunda IPO, pihak bursa masih optimistis bisa menggaet target 35 emiten yang akan IPO sepanjang tahun ini. “Masih lah (optimistis target IPO). Ini kan masih semester pertama,” jelas Samsul.

Dia mengungkapkan perusahaan yang ingin menunda IPO di antaranya PT Harvest Time, PT Artajasa Pembayaran Elektronis, dan PT Wahana Vinyl Nusantara (Rucika). “Itu (tiga perusahaan) yang lain belum ada, iya (tunda IPO),” kata Samsul.

Walaupun demikian kondisi pasar yang tengah bergejolak saat ini masih lebih baik, bila dibanding periode 2014-2015. Pada 2014, ada 10 perusahaan yang menunda IPO.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio sebelumnya mengimbau calon emiten untuk tidak membatalkan rencananya dalam melakukan IPO ketika sedang terjadi gejolak di pasar modal Indonesia. Karena, perusahaan bisa menggalang dana untuk memperbesar perusahaan.

“Sayang sekali kalau Anda menunda perusahaan menjadi besar. IPO itu untuk merencanakan perusahaan jadi besar,” tutur Tito.

Menurut Tito jika menunda IPO maka menunda perusahaan menjadi besar. Sebaiknya, lanjut dia, emiten tetap bertahan dengan menawarkan saham lebih besar.

 

(AHL)










Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini