Bursa | IHSG Terjun 124 Poin

0
6
Jakarta: Gerak indeks harga saham gabungan (IHSG) terpantau anjlok pada penutupan perdagangan sesi pertama siang ini. Pelemahan ini berbanding terbalik dengan bursa Wall Street yang menguat.
Selasa, 8 Mei 2018, IHSG ditutup anjlok 124,753 poin atau setara 2,12 persen ke posisi 5.761. IHSG pada bel pembukaan perdagangan berada di 5.862.
Volume perdagangan saham siang ini tercatat sebanyak 6,1 miliar lembar senilai Rp3,7 triliun. Sebanyak 70 saham menguat, 270 saham melemah, 98 saham stagnan, dan terjadi 212.122 kali frekuensi.
Siang ini indeks saham unggulan LQ45 menguat 11,17 poin atau setara 1,2 persen ke 931. Sedangkan indeks JII naik 6,08 poin atau setara 0,9 persen menjadi 676.
Sektor konsumer menjadi yang paling menguat sebesar 75,90 poin atau setara 3,3 persen. Sedangkan sektor perdagangan menjadi yang paling melemah sebesar 3,53 poin.
Saham-saham yang menguat di antaranya PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) naik Rp730 menjadi Rp3.660, PT BTPN Syariah Tbk (BTPS) menguat Rp485 ke Rp1.460, dan PT FKS Multi Agro Tbk (FISH) naik Rp440 ke Rp2.640.
Sedangkan saham-saham yang melemah di antaranya yakni PT Gudang Garam Tbk (GGRM) merosot Rp2.200 ke Rp67.800, PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp1.050 ke Rp22.300, dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) melemah Rp925 ke Rp46.975.
Sebelumnya ‎Analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas William Suryawijaya‎ memprediksi indeks berpeluang melanjutkan proses penguatan. Sehingga, target resisten IHSG masih berpeluang untuk ditembus dalam beberapa waktu mendatang.
Sejauh ini, William mengaku,‎ kondisi untuk tren jangka panjang masih berada dalam jalur penguatan. Oleh karena, indeks akan condong menguat di sepanjang hari ini.
IHSG‎, William menyatakan, memiliki support terdekat yang berupaya dipertahankan pada 5.760, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus pada posisi 6.002.

(AHL)
Sumber
- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini