BPS Catat Inflasi Mei 0,21%

0
11



Jakarta: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Mei 2018 sebesar 0,21 persen lebih rendah dibanding tahun lalu, meski sedikit naik dari bulan sebelumnya. Secara tahun kalender atau (ytd) inflasi tercatat sebesar 1,30 persen, sedangkan secara tahun ke tahun (yoy) inflasi tercatat 3,23 persen.

“Dibandingkan inflasi puasa Lebaran pada tahun lalu yang 0,39 persen, inflasi Mei 2018 jauh lebih rendah. Bahkan dibandingkan inflasi puasa Juni 2016 sebesar 0,66 persen, ini inflasi 2018 juga jauh lebih rendah,” kata Kepala BPS Suhariyanto dalam konferensi pers di kantornya, Jalan Dr Sutomo, Jakarta Pusat, Senin, 4 Juni 2018.



Dirinya menambahkan, komponen inflasi, yakni inflasi inti tercatat sebesar 0,21 persen, harga yang diatur pemerintah (administered price) sebesar 0,27 persen, dan pangan bergejolak (volatile food) sebesar 0,19 persen. Sedangkan secara kelompok pengeluaran, kelompok sandang mengalami inflasi paling besar.

“Inflasi tertinggi terjadi pada sandang sebesar 0,33 persen, lalu ada makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau itu inflasi sebesar 0,31 persen. Baru kemudian disusul bahan makanan yang mengalami inflasi sebesar 0,21 persen,” jelas dia.

Dari kelompok bahan pangan yang mengalami inflasi di antaranya adalah daging ayam ras yang memberi andil inflasi 0,07 persen. Kemudian telor ayam ras dengan andil terhadap inflasi 0,06 persen, ikan segar 0,03 persen, dan bawang merah 0,02 persen.

“Untuk yang deflasi, cabai merah harganya turun karena pasokan cukup sehingga andil deflasinya 0,08 persen, bawang putih andilnya 0,05 persen, harga beras Mei sudah mengalami penurunan sehingga beras andil terhadap inflasi 0,03 persen dan cabai rawit 0,03 persen,” pungkasnya.

Adapun dari 82 kota/kabupaten yang dipantau oleh BPS, 65 kota mengalami inflasi dan 17 sisanya mengalami deflasi. Adapun inflasi tertinggi terjadi di Tual, inflasi terendah terjadi di Purwokerto dan Tangerang, deflasi tertinggi di Pangkal Pinang, serta deflasi terendah terjadi di Pemantangsiantar.

(AHL)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini