BEI Resmikan Sistem Perdagangan Baru via JATS NextG

0
15



Jakarta: PT Bursa Efek Indonesia (BEI) meresmikan sistem perdagangan baru yakni Jakarta Automated Trading System Next Generation (JATS NextG). Sistem tersebut diyakini dapat memperkuat pertahanan pasar modal Indonesia dan mempercepat transaksi.

Direktur Utama BEI Tito Sulistio mengatakan penerapan sistem JATS NextG telah didukung dengan spesifikasi Tier 3 yang menunjang percepatan transaksi dari 4.000 per detik sekarang ini menjadi 12 ribu per detik. Diharapkan sistem ini mempermudah layanan transaksi bagi para investor.



“Tadinya kecepatan transaksi 4.000 transaksi per detik dan sekarang bisa 12 ribu transaksi per detik. Kapasitas penawaran tadinya 5 juta sekarang bisa menjadi 15 juta penawaran,” kata Tito, ditemui di Gedung BEI, SCBD Sudirman, Jakarta, Senin, 22 Mei 2018.

Menurutnya perpindahan tersebut sudah dilakukan sejak 7 Mei 2018. Nantinya dalam sehari kapasitas transaksi yang terpakai kurang lebih 800 ribu transaksi. “Setiap empat tahun perangkat keras harus berubah absolut dan ini perangkat keras baru. Jadi JATS NextG juga diperbarui dan itu yang paling penting,” tukasnya.

Tito menambahkan, negara seperti Amerika Serikat (AS) sudah menggunakan sistem Tire 4. Apabila Indonesia ingin berpindah ke sistem yang lebih tinggi, lanjutnya, dibutuhkan dua pembangkit tenaga yang semula 99,975 menjadi 99,98.

“Tier 3 itu sudah lebih dari cukup dan sudah sempurna untuk sistem infrastruktur kita,” tuturnya.

Senada dengan Tito, Direktur Informasi Teknologi dan Manajemen Risiko BEI Sulis menuturkan, proyek tersebut awal mulanya sudah dilakukan sejak 2015. Tidak ditampik, BEI sudah lama mencari beberapa tempat untuk pemindahan pusat data. Kemudian, di 2016 resmi mengikutsertakan dengan provider Amerika Nasdaq untuk sistem perdagangan.

“Sebenarnya ada proyek tiga besar yang kita satukan. Pertama perpindahan pusat data. Kedua pembaruan sistem peradangan perangkat lunak. Ketiga pembaruan infrastruktur perdagangan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Sistem otomasi perdagangan di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada mulanya diterapkan dengan sistem komputer JATS pada 22 Mei 1995. Pada awal 2009, BEI meluncurkan sistem perdagangan baru bernama JATS NextG yang memiliki kapasitas 1 juta penawaran dan 500 ribu transaksi per hari.

Kemudian, kapasitas sistem perdagangan JATS NextG terakhir dikembangkan dan disempurnakan kembali pada 2012 untuk mengakomodasi sebanyak lima kali lipat jumlah penawaran dan transaksi dibandingkan dengan kapasitas sebelumnya.

 

(ABD)





Sumber

- Advertisement -

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini